5 Manfaat Push-up yang Luar Biasa, Gerakan Workout yang Sering Dianggap Sepele
- www.freepik.com
Jakarta, VIVA - Push up merupakan gerakan workout yang sudah diketahui banyak orang. Meskipun tampak sederhana, jika push-up dilakukan dengan benar akan memberikan dampak kesehatan yang dahsyat termasuk membantu proses menurunkan berat badan.
Push-up identik sebagai gerakan untuk membentuk dan melatih kekuatan tubuh bagian atas, khususnya lengan dan bahu. Saat melakukan push-up, bagian inti tubuh (core) ikut terlibat.
Itulah jadi salah satu alasan push up lebih efektif dalam menghilangkan lemak perut yang membandel. Terlebih, Anda dapat melakukannya dengan mudah di mana saja dan kapan saja karena tidak memerlukan alat apapun.Â
Dikutip dari HealthShots, gerakan workout yang sering disepelekan karena dianggap mudah untuk dilakukan berkontribusi positif terhadap kebugaran tubuh. Manfaat push-up meliputi:
1. Efektif Membakar Kalori
Push up dinilai sebagai cara terbaik untuk membakar kalori, khususnya di bagian perut. Aktivitas fisik yang melibatkan banyak kelompok otot akan meningkatkan detak jantung untuk memacu pembakaran lemak perut.
Pembakaran lemak bertujuan menghasilkan energi. Semakin banyak kalori terbakar maka semakin cepat Anda mendapatkan perut ramping.Â
2. Membentuk Otot Perut (Abs)
gerakan menaik-turunkan tubuh secara teratur turut melibatkan otot lain, seperti dada, bahu, hingga trisep. Saat melakukan push up maka secara langsung mengaktifkan otot-otot di area perut.Â
Praktis, Anda bisa menurunkan berat badan sekaligus melatih abdominis (abs) untuk membentuk six pack. Push up juga membantu membentuk otot di lengan dan bahu.
3. Meningkatkan Daya Tahan dan KekuatanÂ
Push-up secara teratur membangun daya tahan dan kekuatan otot (endurance). Seiring berjalannya waktu, otot Anda menjadi lebih kuat dan bertenaga seiring meningkatkan performa latihan.
Saat Anda membangun kekuatan, Anda akan melihat area perut yang kencang dan berotot. Kondisi tersebut mengindikasikan lemak perut yang terkikis sehingga hanya meninggalkan otot.Â
4. Meningkatkan Metabolisme
Push up termasuk dalam latihan interval intensitas tinggi (HIT). Caranya adalah lakukan push-up secara cepat dalam durasi relatif singkat kemudian istirahat.
Metode tersebut membuat proses metabolisme meningkat. Alhasil, semakin banyak kalori yang terbakar.
5. Membuat Jantung Lebih Sehat
Sebuah studi tahun 2019 yang dipublikasikan di JAMA Network menemukan orang yang dapat melakukan 40 kali push up memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit kardiovaskular. Dibandingkan dengan orang-orang yang tidak dapat melakukan 10 kali push up.Â
Push up tidak hanya memperkuat otot tetapi juga meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Jantung yang lebih sehat mendukung kebugaran dan pembakaran lemak sehingga dalam menurunkan berat badan.