Antusias Sean Gelael Hadapi Balapan Basah di Jerman
Jumat, 29 Juli 2016 - 21:51 WIB
Sumber :
VIVA.co.id
- Antusias tinggi dirasakan dua pembalap Pertamina Campos Racing yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia, Muhammad Sean Gelael dan Mitch Evans, untuk menjalani balapan GP2 di sirkuit Hockenheim, Jerman, pada hari Sabtu dan Minggu pekan ini. Namun, jalannya balapan nanti diperkirakan tidak akan mudah dan akan menjadi tantangan yang sulit karena pada saat balapan laporan cuaca sudah memperkirakan akan turun hujan.
Sean dan Evans sangat antusias karena setelah balapan ini kegiatan GP2 akan libur panjang selama tiga pekan. “Sebelum istirahat musim panas, kami ingin mendapatkan hasil yang bagus. Persiapan kami sudah cukup matang dan tim juga sudah berupaya sebaik mungkin untuk mendapatkan setelan mobil yang kompetitif. Tentu kami juga mengharapkan keberuntungan pada balapan nanti,” kata Sean.
Baca Juga :
Senangnya Sean Gelael Bisa Jajal Mobil F1
Baca Juga :
Sean Gelael Dapat Kesempatan Jajal Mobil F1
“Saya akan berusaha lebih fokus pada balapan. Tim sudah membuat pekerjaan hebat dan saya juga berharap mendapat keberuntungan lebih. Balapan musim ini jauh lebih kompetitif. Tim lain juga menunjukkan kemajuan yang pesat. Namun, kami akan fokus pada kemampuan kami sendiri,” kata Evans.
Bagi Sean dan Evans, sirkuit Hockenheim bukan tempat yang asing. Kedua pebalap ini sebelumnya juga pernah tampil di sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,574 kilometer ini. Sean pernah menjajal kemampuan di Hockeinheim saat tampil di ajang balap F3 Eropa bersama Tim Double R Racing dan Jagonya Ayam with Carlin pada tahun 2013 dan 2014. Sementara Evans sudah mencicipi lintasan ini saat berlaga di GP2 musim 2013 dan 2014.
Sirkuit Hockeinheim memiliki tantangan 16 tikungan. Namun demikian, sirkuit ini relatif memiliki karakter balapan yang cepat. Pada satu bagian setelah tikungan ketiga, terdapat lintasan lurus yang panjangnya berbentuk kurva yang landai, dimana menjadi tempat ideal bagi pebalap untuk melakukan overtake (menyusul pebalap lain). Dengan prediksi laporan cuaca yang menyebutkan bakal turun hujan saat balapan, ini akan menjadi tantangan sulit lain yang harus bisa diatasi pebalap.
Sirkuit ini memiliki sejarah yang panjang sejak dibangun pada tahun 1939. Setelah mengalami beberapa kali pembangunan dan renovasi, sirkuit ini pertama kali dipakai untuk ajang GrandPrix Formula 1 pada tahun 1970. Dua tahun sebelumnya, sirkuit Hockenheim sempat menjadi perhatian kalangan komunitas otomotif dunia dengan adanya insiden yang menewaskan pebalap Jim Clark pada ajang balap F2. Setelah itu, catatan insiden fatal di sirkuit Hockenheim terjadi pada tahun 1980 dengan tewasnya Patrick Depailler dalam sesi uji coba lintasan.
Baca Juga :
Halaman Selanjutnya
“Saya akan berusaha lebih fokus pada balapan. Tim sudah membuat pekerjaan hebat dan saya juga berharap mendapat keberuntungan lebih. Balapan musim ini jauh lebih kompetitif. Tim lain juga menunjukkan kemajuan yang pesat. Namun, kami akan fokus pada kemampuan kami sendiri,” kata Evans.