Mengungkap Kisah Pahit dalam Lagu Di Ujung Batasku oleh Juan Rexel

Juan Rexel
Sumber :
  • ist

JAKARTA – Penyanyi asal Pacitan, Jawa Timur, Juan Rexel, akan meluncurkan single terbarunya yang berjudul Di Ujung Batasku pada 30 November 2023. Lagu yang dipenuhi dengan narasi memilukan dan emosi ini, diciptakan oleh pencipta lagu baru yang berbakat, Fiqih Hidayat.

Didera Unjuk Rasa, Yamaha Musik Komit Tetap Beroperasi

Berbeda dari karya-karya sebelumnya, Di Ujung Batasku menawarkan pengalaman mendengarkan yang unik dengan membawa pendengar ke dalam kisah pahit seorang lelaki yang terjebak dalam hubungan beracun. Scroll lebih lanjut ya.

Stand Here Alone Hadirkan Nuansa Berbeda dengan Iksan Skuter di Single Terbaru

Lagu ini, dengan genre Pop Ballad, menggambarkan situasi konflik dalam sebuah hubungan yang diwarnai dengan kekerasan verbal dan fisik. Juan Rexel berharap bahwa lagu ini dapat menjadi suara bagi mereka yang terjebak dalam hubungan tidak sehat.

"Kisah yang terungkap dalam lagu ini adalah gambaran nyata dari situasi yang dihadapi oleh banyak orang di sekitar kita," ujarnya.

Bikin Nostalgia, Diat Yovie and Nuno Gunakan Gitar Ikonik Era 80-an di Video Klip Terbaru

Juan Rexel

Photo :
  • ist

Produksi lagu ini dilakukan oleh JTE Music Indonesia di bawah arahan Caturadi Septembrianto, produser musik berpengalaman yang telah bekerja dengan musisi ternama seperti Anji, Reza Artamevia, dan Cherrybelle.

"Di Ujung Batasku" menampilkan suara khas Juan Rexel yang agak serak dengan rentang nada yang luas, menambah kedalaman dan emosi pada lagu ini. Lagu ini akan tersedia di berbagai platform musik digital mulai dari tanggal 30 November 2023. Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat mengunjungi situs resmi dan media sosial Juan Rexel.

Aziz Hedra

Somebody’s Pleasure Aziz Hedra Kembali Viral, Capai 300 Juta Stream di Spotify

Somebody’s Pleasure tetap populer setelah tiga tahun, capai 300 juta stream di Spotify, membuktikan Aziz Hedra sebagai musisi muda dengan karya yang timeless.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2025