Willie Salim Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Hilangnya 200 Kg Daging Rendang di Palembang
- Istimewa
Jakarta, VIVA – Masalah 200 kilogram rendang daging milik Willie Salim yang hilang di Kota Palembang kini berujung pada laporan polisi. Viralnya konten Willie Salim yang mengadakan acara masak besar di Palembang minggu lalu mengundang banyak kritik negatif terhadap warga Palembang. Hal ini lantas menimbulkan stigma negatif terhadap warga Palembang hingga dinilai merugikan.
Willie Salim dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel) oleh Kantor Hukum Ryan Gumay Lawfirm pada Sabtu 22 Maret 2025. Laporan itu dibuat terkait video viral yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan serta merusak citra masyarakat Palembang.
"Kantor hukum Ryan Gumay Lawfirm resmi melaporkan kreator konten Willy Salim ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terkait video viral yang menampilkan aksi memasak 200 kilogram rendang di Palembang. Laporan ini diajukan karena konten tersebut dinilai menimbulkan kegaduhan serta merusak citra masyarakat Palembang," tulis Kantor Hukum Ryan Gumay di Instagram, dikutip Senin 24 Maret 2025.
Pimpinan Ryan Gumay Lawfirm, Muhammad Gustryan sebagai warga asli Palembang menyatakan bahwa ia merasa keberatan dengan konten tersebut dan memutuskan untuk melapor ke pihak kepolisian. Laporan terhadap Willie Salim itu telah terdaftar dengan nomor registrasi LAP-20250322-3F227 pada Sabtu 22 Maret 2025.
Tujuan pihak Gustryan melaporkan masalah Willie Salim ini tidak lain untuk memberikan efek jera supaya tidak sembarangan membuat konten di media sosial yang justru dapat merugikan banyak orang.
"Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaporan ini bertujuan untuk menegaskan langkah hukum terhadap Willy Salim agar menjadi efek jera sekaligus pelajaran bagi kreator lain agar lebih berhati-hati dalam membuat konten," bunyi keterangan itu.
Di sisi lain, Willie Salim sudah menyampaikan permintaan maaf secara pribadi. Willie Salim menyadari akibat kontennya itu banyak narasi tak sedap tentang warga Palembang yang berdatangan dari netizen di seluruh Indonesia. Willie menyebut bahwa insiden yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan warga Palembang. Willie menyebut bahwa dirinya juga turut berperan dalam insiden tersebut mengingat persiapannya yang kurang. Tetapi, Willie Salim juga menekankan tidak adanya rekayasa dalam pembuatan konten daging rendang yang hilang tersebut.
