Otig Pakis Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Rektrum

Otig Pakis
Sumber :
  • IG @ramaotigpakis

Jakarta, VIVA – Dunia hiburan Tanah Air tengah berduka. Aktor senior Otig Pakis meninggal dunia pada hari Kamis, 8 Agustus 2024. 

Jenazah Otig dimakamkan pada hari ini, Jumat, 9 Agustus 2024 di kompleks makam Bengkel Teater di Depok, Jawa Barat. Otig menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan sakit kanker rektrum yang diidapnya. Scroll lebih lanjut.

"Ini bapak sudah 3 tahun lebih berjuang melawan kanker dan kondisinya, pada akhirnya, kami bersyukur diberikan waktu lebih lama," kaya Macan Wigit selaku putra dari Otig Pakis, saat ditemui usai pemakaman.

"Karena mengidap kanker, kondisinya dari kemarin keluar masuk terapi. Ke rumah sakit juga," tambahnya.

Sebagai seorang anak, Macan merasa bangga dan berterima kasih kepada sang ayah atas semua perjuangan yang telah dilakukan. Semasa hidup, Macan menilai sang ayah sebagai sosok yang memiliki semangat tinggi khususnya di bidang akting. 

"Bapak terus berjuang untuk kami dan masih terima kasih banget sama bapak. Di tengah sakitnya ini masih berusaha akting dan ketemu sama temen-temen yang belajar akting. Jadi passionnya membuat dia bisa bertahan sekian lama," kata Macan.

Di mata Macan, sang ayah semasa hidup adalah sosok yang luar biasa dan tidak pernah mengeluh dengan sakit yang diidapnya.

Kombinasi Biji Salak dan Kulit Jeruk untuk Obati Kanker

Aktor Otig Pakis

Photo :
  • Instagram

"Bapak itu enggak mengeluh. Selama ini kalau bisa jalan sendiri, melakukan apa-apa sendiri, dia akan melakukan sendiri," kata Macan Wigit.

Pria Parah Baya yang Ditemukan Tewas di Situ Gintung Sempat Ingin Bunuh Diri tapi Digagalkan

Sebagai informasi, Otig Pakis merupakan aktor kelahiran Surabaya, 4 Agustus 1960. Selama berkarier di dunia hiburan Tanah Air, Otig tercatat telah membintangi puluhan judul film, di antaranya adalah Miracle in Cell No. 7, Makmum 2, Filosofi Kopi, dan yang lainnya. 

Suasana rumah duka santri yang meninggal diduga menjadi korban bullying.

Santri di Sukoharjo Meninggal, Orangtua Korban Duga Karena Bullying Tidak Beri Rokok ke Seniornya

Seorang santri, di salah satu pondok pesantren, di Sukoharjo berinisial AK (13) meninggal dunia. Siswa SMP kelas VIII itu meninggal karena diduga menjadi korban bullying.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2024