Pilkada Minut, Gereja Punya Peran Penting Jaga Pemilu Damai

Bupati Minahasa Utara (Minut), Clay Dondokambey (antara)
Sumber :

VIVA – Bupati Minahasa Utara (Minut), Clay Dondokambey, mengatakan gereja dan pemerintah harus bersinergi dalam menunjang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang damai di daerah tersebut.

"Untuk menjaga kondusivitas dalam bermasyarakat, gereja dan pemerintah harus selalu bersinergi," kata Clay di Minut, Kamis.

Ia menegaskan, pihaknya mengajak segenap warga masyarakat umumnya serta warga jemaat untuk tetap menjaga soliditas dalam rangka kelangsungan stabilitas ketentraman dan ketertiban masyarakat.

"Gereja dan pemerintah harus bersinergi. Kita tunjang pelaksanaan pilkada serentak baik di tingkat provinsi maupun kabupaten,” pesan Bupati Clay.

Tak lupa Bupati Clay mengingatkan masyarakat agar di tengah pandemi COVID-19 tetap menerapkan protokol  penanganan COVID-19 dengan gerakan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan menjaga jarak.

Lebih 800 Masjid di Gaza dan Tepi Barat Dihancurkan Israel pada 2024, Menurut Otoritas Palestina

BACA JUGA: Musala di Minahasa Utara Dirusak, Kemenag Minta Umat Tahan Diri

Sinergi gereja dengan pemerintah yang terjalin erat hingga kini dan terbukti mampu mengoptimalkan pembangunan daerah.

Gereja, katanya, selalu mendoakan keberhasilan pemerintahan di Sulut saat ini sehingga berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Pihaknya optimistis apabila antara gereja dan pemerintah solid maka akan berdampak positif bagi organisasi maupun masyarakat.

"Solidaritas ini penting dalam rangka bersama-sama membawa daerah lebih hebat, kalau lalu sudah hebat, kita buat lebih hebat,” lanjutnya. (ant)

Pastikan Perayaan Natal Berlangsung Lancar, Wamendagri Bima Arya Tinjau Sejumlah Gereja di Bandung
Rendy Kjaernett

Rendy Kjaernett Mulai Melayani sebagai Pendeta, Khotbah Pertama untuk Mendiang Ayah

Dalam unggahannya, Rendy Kjaernett menyampaikan ceramah yang bertujuan menenangkan jiwa dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2025