Sandiaga Berharap Debat Pilpres Selanjutnya seperti Pilkada DKI

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dipijat pasangan cawapresnya Sandiaga Uno saat jeda Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, berharap debat pilpres lanjutan tak perlu diberikan kisi-kisi lagi. Dia menginginkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencontoh seperti debat saat Pilgub DKI Jakarta 2017.

Istri Andre Taulany Diduga Pernah Hina Prabowo Sakit Jiwa di Pilpres 2019

"Seperti DKI hanya dikasih topik dan kita elaborasi per topik itu jauh lebih mendalam dan perdebatan akan melihat, mengukur masing-masing calon dan pemahamannya pada masing-masing topik," kata Sandiaga di forum Indonesia Millennial Summit 2019 di Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2019.

Dia mengatakan, dengan memberikan kunci jawaban membuat acara debat menjadi tidak seru lagi. Selain itu, Sandi menginginkan acara debat harus rileks. Dengan durasi 2,5 jam membuat para peserta menjadi sangat lelah.

Paguyuban Marga Tionghoa Dorong Gunakan Hak Pilih 14 Februari untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas

"Saya melihat kita berdiri 2,5 jam itu tentunya sangat melelahkan. Ya perlu pijit. Apalagi Pak Prabowo yang mendekati 70, Pak Yayi (Ma’ruf Amin) yang lewat 70, itu akan lebih baik kalau fleksibel penyampaiannya," katanya.

Mewahnya debat pertama itu juga dikritisi Sandiaga. Menurutnya, acara tersebut harus dibuat lebih sederhana. Sebaiknya dilakukan di studio tv saja.

Prabowo Kaget Ada Pemuda Ngaku Siap Mati untuknya di Pilpres 2019: Saya Suruh Pulang!

Penonton debat yang harus diundang adalah kalangan milenial dan belum memutuskan akan memilih pasangan calon dalam pemilu.

"Menurut saya paling baik dibuat di studio tv, duduk undang millennials yang undecided, enggak usah pake yel-yel, udah lewat lah udah melewati hingar bingar yel-yel di luar ruangan," ujarnya.

Sementara itu, di dalam ruangan bisa lebih fokus memberikan ide terbaiknya. Karena menurutnya, para paslon berbicara bukan hanya dengan yang menonton di tempat, tapi juga penonton di rumah di seluruh Tanah Air. (art)

 Bahlil Lahadalia Dilantik oleh Presiden Jokowi Menjadi Menteri ESDM

Bahlil: Saya yang Usulkan Pilpres 2024 Ditunda Ketika Jadi Menteri Investasi, bukan Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia kembali pasang badan untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bahwa dirinya yang mengusulkan ide agar menunda waktu Pemilih

img_title
VIVA.co.id
31 Desember 2024