Venturer Bakal Jadi Senjata Toyota Indonesia untuk Ekspor
- VIVA.co.id/Yasin Fadilah
VIVA.co.id – Toyota Innova Venturer merupakan keluarga baru Astra yang diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Astra Daihatsu Assembly Plant, Karawang Timur, Jawa Barat. Karena dibuat dalam negeri, mobil ini tentu memiliki komponen lokal yang cukup tinggi, yaitu berkisar 85 persen.
Dengan hadirnya mobil di kelas medium multi purpose vehicle itu, tentunya semakin menambah persaingan ketat di kelas mobil bongsor tujuh penumpang.
Menurut Wakil Presiden Toyota Motor Manufacturing Indonesia Warih Andang Tjahjono, Venturer baru bukan hanya bisa dinikmati secara lokal saja. Rencananya, Toyota Indonesia selaku pembuat akan melakukan ekspor pada mobil terbarunya itu.
"Ada, wacana akhir tahun ini kita baru ekspor baik Completely Build Up (CBU) maupun Completely Knocked down (CKD) di quarter 4," katanya.
Warih menuturkan, versi termewah dari Innova itu nantinya akan memperluas pasar ke beberapa negara yang ada di ASEAN, termasuk Filipina. "Itu ke Asean saja. Filipina? Kemungkinan iya, itukan pasar lama. Kami sudah siapkan ada 500 unit Venturer yang bakal diekspor," katanya.
Lebih lanjut, Warih mengungkapkan jika memang Venturer cukup sukses menyedot perhatian konsumen pabrikan asal Jepang itu, kemungkinan untuk memperluas ekspor juga akan terpenuhi.
"Iya, itu kemarinkan sebenarnya ada satu negara perluasan ekspor, yaitu Maroko. Itu untuk Innova tapi ada beberapa marketnya sama tapi produk baru seperti misalnya Argentina. Argentina itu kan sekarang Fortuner tapi nanti kita tahun ini kemungkinan akan tambah dengan Innova baru," katanya.