Rencana BAIC Mau Bikin Pabrik di RI, Kapan Terwujud?
- VIVA.co.id/Muhammad Indra Nugraha
Jakarta, VIVA – Produsen otomotif asal China, BAIC, terus berusaha menunjukkan eksistensinya di pasar Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memproduksi lini kendaraan secara lokal.
Patut diketahui, BAIC hingga saat ini masih masih menggandeng PT Handal Indonesia Motor (HIM) dalam melakukan perakitan kendaraan secara lokal alias belum memiliki pabrik produksi sendiri.
Adapun, BAIC Indonesia nantinya akan menempati lokasi perakitan yang berada di Purwakarta dan akan menempati satu line produksi yang ditargetkan bisa menghasilkan 1.680 unit BAIC BJ40 Plus.
Dhani Yahya, Chief Executive Officer (CEO) BAIC Indonesia mengungkapkan pembangunan pabrik sendiri akan dilakukan apabila penjualannya sudah mencapai 8.000 hingga 10.000 unit per tahun.
"Rencananya memang dalam 5 tahun ke depan, (setelah penjualan mencapai) 8-10 ribu unit setahun, kami akan bikin pabrik sendiri," ujarnya, dikutip VIVA di Jakarta, belum lama ini.
BAIC X 55 II
- BAIC Indonesia
Adapun, rencana BAIC dalam waktu dekat adalah menghadirkan mobil BJ40 Plus yang sudah dirakit secara lokal kepada masyarakat.
"Kami di 28 April mau rollout untuk produksi lokal pertama dari BAIC BJ40 karena proses Completely Knocked Down (CKD) alhamdulillah akan dimulai," kata Dhani.
Tidak hanya itu, ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya juga akan memaksimalkan dalam meningkatkan kandungan lokal kendaraan minimal 40 persen.
Menurutnya, peningkatan TKDN (Tingkat Kandungan dalam Negeri) menjadi salah satu strategi utama BAIC agar bisa menembus pasar ekspor ke negara-negara Asia, seperti Thailand dan Vietnam.
"Dalam setahun maksimum kita bisa meningkatkan local content 40 persen sehingga mobil bisa diekspor ke negara-negara Asia. Sekarang sudah ada potensi market penjualan ke Thailand dan Vietnam," tutupnya.
