Strategi Geely Agar Tak Angkat Kaki Lagi dari Indonesia
- Arianti Widya
Jakarta, VIVA – Geely, kembali menginjakkan kaki lagi di pasar otomotif Indonesia setelah sempat hengkang beberapa tahun lalu. Dengan berbagai strategi yang telah dipersiapkan, manufaktur asal China ini yakin bisa berkembang terutama di elektrifikasi saat ini.
Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia mengungkapkan bahwa salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan menghadirkan mobil listrik EX5 dan ternyata penerimaan masyarakat cukup antusias untuk hal ini.
"Kami melihat penerimaan dari masyarakat terhadap Geely cukup antusias ya, karena kami sendiri kan merek yang datang kembali tapi sekarang banyak yang appreciate dengan produk yang dibawa Geely, apalagi sekarang lagi era kendaraan listrik juga," ujarnya dikutip VIVA di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Geely E5X
- Arianti Widya
Yusuf pun mengatakan bahwa kehadiran merek Geely saat ini sangat berbeda dibandingkan kala pertama kali datang.
"Geely yang pernah datang waktu itu sangat berbeda dengan yang sekarang. Waktu itu, Geely datang bukan dari prinsipal langung, tapi memang dibawa oleh distributor. Namun sekarang yang datang memang as a principle," katanya.
Kemudian, teknologi-teknologi di mobil yang dikembangkan Geely untuk pasar Indonesia cukup berbeda, bahkan ada peningkatan.
"Banyak juga teknologi-teknologi yang dibuat oleh Geely itu sudah in house ya. Jadi Research and Development (RnD) kami sudah ada 4 di seluruh dunia, kami punya 4 desain center di seluruh dunia. Jadi kekuatan Geely sekarang sudah jauh lebih siap (terutama dalam mendukung elektrifikasi di Indonesia)," jelas Yusuf.
Mengingat saat ini pasar Indonesia mulai kedatangan banyak merek baru asal China, Yusuf menuturkan bahwa Geely sangat mengandalkan teknologi yang dimiliki.
"Kalau kami bicara fitur, sebenarnya semua (pabrikan asal China) sudah punya. Nah kekuatan Geely dimana sih? kekuatan Geely balik lagi ke ekosistemnya, teknologinya karena kami kuat soal investasi di R&D," tuturnya.
Ia menambahkan, "Belum banyak masyarakat yang tahu tentang our own technology. Kami punya platform yang berbasis AI. Nah, mobil listrik EX5 juga dibangun dari platform Geely New Energy Architecture (GNEA). Selain itu, kami juga mengembangkan chip sendiri serta sistem operasi yang kami rancang secara in-house, yaitu Flyme Auto dan Flyme Sound."
Menyoal spesifikasi mobil listrik EX5, kendaraan ini memiliki panjang 4.615 mm, lebar 1.901 mm, dan tinggi 1.670 mm. Sementara itu, jarak sumbu roda Geely EX5 disebut mencapai 2.750 mm.
Geely EX5 memiliki sejumlah fitur hiburan canggih pada interiornya, seperti layar berukuran 15,4 inci yang terhubung dengan teknologi Flyme Auto.
Fitur lainnya adalah 16 speaker dengan sistem audio premium yang disematkan pada kabin. Selain itu, terdapat juga jok depan elektrik dan soket daya nirkabel untuk kenyamanan.
Mobil listrik ini dibekali motor listrik tunggal dengan tenaga 218 hp dan torsi sebesar 320 Nm. Jarak tempuhnya sendiri disebut mampu mencapai 530 km.
Soal baterai, pemilik bisa mengisi daya Geely EX5 dengan AC Charging 11 kW. Tidak hanya itu, mobil ini juga sudah mendukung pengisian cepat 100 kW.
Jadi, baterai bisa terisi dari 30 hingga 80 persen dalam 6 jam untuk pengisian. Sementara itu, untuk pengisian cepat, baterai terisi penuh hanya dalam 20 menit.
Sebagai informasi tambahan, SUV listrik ini tersedia dalam dua varian berbeda, yakni EX5 Pro dengan harga Rp475 juta dan EX5 Max dibanderol Rp515 juta. Keduanya berstatus OTR Jakarta.