Mobil Mewah Antre Premium, Pikap Sayur Pilih Pertamax

Viral mobil pikap sayur isi Pertamax.
Sumber :
  • Tangkapan layar TikTok

VIVA – Setiap mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan mesin canggih, yang membutuhkan bahan bakar minyak atau BBM berkualitas tinggi.

Tujuannya selain performa yang dihasilkan maksimal, juga supaya tercapai efisiensi BBM sesuai dengan klaim dari produsen.

Meski demikian, masih ada pemilik kendaraan yang memilih BBM berkualitas rendah demi menghemat pengeluaran. Salah satunya, seperti yang viral di media sosial.

Dikutip VIVA Otomotif dari laman Tiktok @anakmalam__, Senin 31 Mei 2021, seorang pengemudi mobil menunjukkan panjangnya antrean kendaraan yang sedang antre mengisi BBM jenis Premium.

Tidak disebutkan di mana peristiwa itu terjadi, namun jelas terlihat mobil yang berjejer bukan dari kelas murah, seperti Kijang Innova dan Fortuner.

Sementara itu, dispenser BBM berkualitas tinggi justru sepi peminat. Menariknya, ada satu kendaraan yang mengisi tangki bensinnya dengan Pertamax.

Kendaraan yang dimaksud justru bukan dari kalangan mewah, namun mobil niaga ringan yang dimanfaatkan untuk berjualan sayur. Dari plat nomornya, diketahui kendaraan tersebut terdaftar di wilayah Kalimantan Timur.

“Rusak harga diri kalah sma mobil sayur,” tulis pemilik akun.

Daftar Mobil yang Kurang Laku di Indonesia Tahun 2024

Warganet kemudian membanjir unggahan tersebut dengan beragam komentar. Mereka menyorot ulah pemilik mobil pribadi, yang enggan mengeluarkan uang lebih untuk mengisi BBM.

“Dari sini jelas mana pengusaha mana yg usaha bertahan dengan gaya,” kata warganet.

Mobil Turbo Hyundai Mulai Diproduksi di Bekasi

“Pendapatannya lebih banyak yg dagang sayur,” ujar warganet lain.

Kendaraan yang diduga milik Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan yang tenggelam

Kondisi Mobil Jenderal Pensiunan BIN saat Ditemukan di Perairan Marunda

Mobil Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan, pensiunan perwira tinggi dan mantan anggota BIN ditemukan di perairan Marunda, Jakarta Utara.

img_title
VIVA.co.id
19 Januari 2025