Prajurit Ukraina Terkapar Disikat Roket Tentara Bayaran Rusia
- aljazeera.com
VIVA – Kelompok milisi yang didukung militer Rusia melancarkan serangan ke basis Operasi Pasukan Gabungan (JFO) militer Ukraina, di dua wilayah. Tak tanggung, tentara bayaran Rusia membombardir pasukan Ukraina dengan roket anti-tank portabel, Minggu 30 Januari 2022.
Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari Ukrinform, serangan pertama terjadi wilayah Stanytsia Luhanska, 16 kilometer sebelah timur Luhansk.
Dengan menggunakan roket anti-tank portabel, kelompok pemberontak pro Rusia membombardir basis pertahanan militer Ukraina.
Tak hanya itu, serangan juga terjadi di wilayah Pyshchevyk, 25 kilometer sebelah timur Mariupol. Di zona ini, tentara bayaran Rusia menembakkan senapan mesin granat dan juga roket anti-tank portabel.
"Menuju Stanytsia Luhanska, musuh melepaskan tembakan dari senjata anti-tank portabel yang dipasang pada tripod," bunyi pernyataan Operasi Pasukan Gabungan militer Ukraina.
"Di dekat Pyschchevyk, tentara bayaran Rusia menembakkan senapan mesin granat dan senjata anti-tank portable yang dipasang di tripod," lanjut pernyataan tersebut.
Akibat serangan ini, seorang tentara Ukraina dikabarkan mengalami luka serius dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.  Â