Gawat, Rudal Hipersonik Pesawat Pembom Amerika Hilang di Udara

VIVA Militer: Pesawat pembom Amerika Serikat, B-52 Stratofortress
Sumber :
  • DefPost

VIVA – Sebuah insiden mengerikan terjadi di Pangkalan Angkatan Udara Edwards Amerika Serikat (AS), California. Pesawat pembom Angkatan Udara AS (US Air Force), kehilangan rudal hipersonik saat terbang di wilayah tersebut.

Negara Tetangga Indonesia Ini Paling Parah 'Dihukum' Trump soal Pemberlakuan Tarif

Laporan tersebut diinformasikan oleh majalah dirgantara AS, Aviation Week. Dalam laporannya, Aviation Week menyebut bahwa tanpa diketahui rudal hipersonik yang dibawa oleh pesawat pembom AS, B-52 Stratofortress, tak sengaja terlepas dari pesawat.

Beruntung, rudal tersebut langsung hancur di udara sesaat setelah terpisah dari pesawat. Sebab jika sampai jatuh di tempat umum akan memakan korban jiwa dengan jumlah masif.

Trump Kenakan Tarif Impor 32 Persen untuk Produk Indonesia

Seperti yang diketahui, AS saat ini tengah membuat rudal hipersonik dalam sebuah program bernama Konsep Senjata Tiupan Udara (HAWC). 

Menurut laporan Defense.info, pesawat pembom B-52 Stratortress dipilih sebagai platform uji terbang HAWC. Dengan kecepatan mencapai 24.000 kilometer per jam, rudal ini memungkinkan dibawa oleh pesawat tanpa fitur siluman.

Trump Umumkan Tarif 10 Persen untuk Semua Barang Masuk ke AS

Sejumlah perusahaan kontraktor pertahanan semisal Lockheed Martin, dan Northrop Grumman, saat ini tengah menciptakan rudal hipersonik untuk memperkuat armada militer Negeri Paman Sam. Pengembangan rudal hipersonik tak lepas dari ketegangan antara AS dengan sejumlah negara, terutama China dan Rusia.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent

Menkeu AS Minta Negara yang 'Dihukum' Tarif Trump Tak Membalas: Terima Saja!

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent meminta kepada negara-negara yang terdampak tarif timbal balik Presiden Trump agar tidak membalas

img_title
VIVA.co.id
3 April 2025