Cara Tepat Hindari Polusi Udara Penyebab Penyakit Jantung

Masker Polusi Udara
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Menjalani gaya hidup sehat, bukan berarti Anda terhindar dari bahaya penyakit jantung. Karena, salah satu faktor terbesar yang juga menjadi pemicu timbulnya penyakit tersebut yaitu polusi udara.

Viral Netizen Keluhkan Polusi Udara Jakarta yang Kian Memburuk, Kesehatan Warga Jadi Taruhan

Studi yang dipublikasikan pada akhir Oktober 2016 di American Heart Association, di jurnal Circulation Research, menemukan bahwa polusi udara turut menyumbangkan kerusakan pada pembuluh darah hingga peradangan. Penemuan mengerikan tersebut, ternyata dapat dicegah dengan enam langkah proaktif, seperti dilansir dari laman prevention.

Pertama, kurangi berjalan-jalan saat jam sibuk yakni saat pekerja kantoran pulang dan pergi. Sebisa mungkin, jaga jendela mobil tetap tertutup dan menggunakan penggunaan resirkulasi udara.

Ridwan Kamil Janji Bereskan Masalah Polusi Udara di Jakarta, Ini Jurusnya

Kemudian, jika Anda lebih sering di rumah, sebaiknya hindari asap yang terlalu banyak saat memasak dengan penggunaan kipas penghisap di atas kompor. Selain itu, gunakan kompor gas atau elektrik yang mencegah timbulnya asap terlalu banyak.

Setelahnya, Anda bisa menggunakan pengharum ruangan dan produk pembersih rumah dengan aroma sitrus. Sebab aromanya diyakini mampu bereaksi terhadap ozon di udara.

Ridwan Kamil Jelaskan 12 Jurus Atasi Polusi di Jakarta

Disarankan juga untuk aplikasi penyaring di sistem udara di rumah, yang dapat menyadap partikel-partikel kecil. Jika tidak memiliki sumber udara utama, bisa diganti dengan pembersih udara portable yang juga efisien.

Saran terakhir dari spesialis kardio, Jennifer Haythe, MD, menuturkan untuk rutin memeriksa kadar kualitas udara di kawasan Anda. Saat kondisi polusi sedang sangat tinggi, sebaiknya hindari berolahraga di luar dan di tempat keramaian kendaraan.

Polusi Udara di Jakarta Meningkat

Ilustrasi lari.

Olahraga Lari saat Polusi Udara Buruk Bukan Ide Bagus, Begini Bahayanya bagi Kesehatan

Ketika seseorang berolahraga di tengah polusi, frekuensi napas meningkat sehingga memungkinkan lebih banyak partikel polusi masuk ke tubuh.

img_title
VIVA.co.id
20 November 2024