5 Tips Sehat untuk Ibu Menyusui yang Ingin Puasa di Bulan Ramadan
- Pexels/Mart Production
Jakarta, VIVA – Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk ibu menyusui.
Namun, bagi ibu yang sedang menyusui, menjalani ibadah puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Meskipun berpuasa diperbolehkan bagi ibu menyusui, kesehatan ibu dan bayi tetap harus menjadi prioritas utama.
Jika Anda seorang ibu menyusui yang berencana untuk berpuasa selama bulan Ramadan, berikut adalah 5 tips penting yang perlu diperhatikan agar tetap sehat dan kuat menjalani ibadah puasa:
Ilustrasi ibu menyusui.
- Pexels/Wendy Wei
1. Penuhi Kebutuhan Cairan dengan Baik
Selama berpuasa, tubuh akan kehilangan banyak cairan, terutama saat menyusui. Pastikan Anda minum cukup air saat sahur dan berbuka puasa. Minum air putih atau cairan sehat lainnya secara bertahap agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
2. Konsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur dan Berbuka
Pastikan makanan yang Anda konsumsi saat sahur dan berbuka puasa mengandung nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatan tubuh dan produksi ASI. Pilih makanan yang kaya akan protein, serat, dan vitamin. Makanan seperti buah-buahan, sayuran, nasi merah, dan sumber protein seperti ikan, daging tanpa lemak, serta kacang-kacangan sangat disarankan.
3. Hindari Makanan yang Mengandung Gula Berlebihan
Meskipun Anda tergoda untuk mengonsumsi makanan manis setelah berbuka puasa, hindarilah makanan yang mengandung gula berlebihan. Makanan manis yang tinggi gula bisa menyebabkan lonjakan energi yang cepat, tetapi bisa membuat Anda merasa lemas setelahnya. Pilihlah makanan sehat yang lebih stabil dalam memberikan energi.
4. Jangan Lupakan Istirahat yang Cukup
Istirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu menyusui. Pastikan Anda tidur yang cukup di malam hari setelah berbuka puasa dan saat sahur, jika memungkinkan. Tidur yang cukup membantu tubuh tetap bugar dan mendukung produksi ASI yang lancar.
5. Perhatikan Tanda-Tanda Dehidrasi atau Kekurangan Gizi
Jika Anda merasa pusing, lemas, atau khawatir produksi ASI berkurang selama puasa, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis. Jika Anda merasa tidak kuat untuk berpuasa, jangan ragu untuk berbuka. Kesehatan Anda dan bayi adalah yang terpenting.