Urban Running, Ketika Lari Menjadi Sarana Eksplorasi dan Ekspresi Diri
- ist
Jakarta, VIVA – Dalam beberapa tahun terakhir, tren olahraga lari mengalami pergeseran menarik. Dari yang awalnya berfokus pada kecepatan, jarak, dan pencapaian personal, kini berkembang menjadi bentuk ekspresi diri dan eksplorasi kota. Salah satu contohnya bisa dilihat dari gelaran OPEN GREATNESS Community Run yang diselenggarakan oleh New Balance dan Foot Locker, bekerja sama dengan komunitas lari skena urban Pangkentrunk pada 24 Maret 2025 lalu.
Kegiatan lari ini menantang pola pikir konvensional tentang seperti apa event lari seharusnya berlangsung. Scroll lebih lanjut ya.
Alih-alih berlari di stadion atau rute yang ditutup untuk umum, para peserta diajak menembus jalur-jalur tak biasa: gang belakang gedung perkantoran, pedestrian sempit, hingga sudut kota yang sering tak tersentuh dalam keseharian. Rute sejauh 5 kilometer ini dimulai dari Grand Indonesia dan bergerak menuju kawasan Menteng melalui Jl. Dr. Kusuma Atmaja.
Apa yang membuat acara ini unik bukan hanya lokasi atau rutenya, tetapi juga filosofi yang dibawa. Lari tidak lagi diposisikan sebagai ajang kompetisi, melainkan pengalaman personal yang bisa dinikmati sesuai kapasitas dan preferensi masing-masing.
“Lari bukan hanya soal kecepatan atau jarak saja. Sejalan dengan campaign New Balance ‘Run Your Way’, semua orang bisa menikmati lari sesuai kapasitas dan preferensi masing-masing. Semangat ini yang terus kami sebarkan melalui komunitas-komunitas," kata Martina Harianda Mutis, Sports Brand Marketing General Manager MAP Active.
Pangkentrunk, sebagai komunitas yang menjadi mitra dalam acara ini, telah sejak awal mengusung pendekatan alternatif terhadap olahraga lari. Berbasis di Jakarta, mereka bukan hanya mengajak orang untuk bergerak, tetapi juga membuka ruang untuk melihat kota dari perspektif baru.
“Kami berangkat dari orang-orang yang punya interest beragam seperti musik dan fashion, makanya kami coba kembangkan konsep urban running. Tujuannya bukan berkompetisi melainkan menikmati perjalanan, menemukan perspektif baru, dan merasakan suasana kota Jakarta dengan cara yang berbeda," ujar pendiri komunitas ini, Irvan "IPANK" Ardianto.
OPEN GREATNESS Community Run
- ist
Hal serupa juga digaungkan oleh Foot Locker Indonesia, yang melihat kegiatan seperti ini sebagai jembatan antara gaya hidup, olahraga, dan budaya populer.
“Open Greatness adalah salah satu cara kami untuk terus terhubung dan relate dengan komunitas, menggabungkan experience dan leisure lewat eksplorasi kota. Sebagai retailer, peran kami menyediakan sneakers pilihan dari New Balance yang bisa merepresentasikan pendekatan tersebut,” ujar Carmelita Putri, Brand Marketing Sr. General Manager Foot Locker Indonesia.
Dalam acara ini, 116 peserta turut ambil bagian tanpa tekanan target waktu, pace, atau medali. Yang diutamakan adalah kebersamaan, pengalaman, dan eksplorasi. Banyak dari peserta yang bukan pelari konvensional, melainkan individu dengan latar belakang berbeda yang tertarik merasakan Jakarta secara berbeda—dari jalanan sempitnya, arsitektur urban-nya, hingga dinamika kehidupan kota yang kadang tak terlihat dari balik kaca kendaraan.
Salah satu elemen penting dalam mendukung kegiatan seperti ini adalah pemilihan sepatu yang sesuai. Dalam kesempatan tersebut, New Balance memperkenalkan berbagai lini sepatu lari yang bisa disesuaikan dengan gaya lari dan kebutuhan penggunanya—dari yang empuk dan nyaman seperti 1080 dan More, hingga yang responsif dan ringan seperti Rebel.
“Banyak cara untuk menjaga semangat dalam berlari agar tidak menjadi rutinitas yang membosankan. Salah satunya dengan mencari rute baru, dengan tantangan dan medan yang berbeda. Namun carilah rute yang tidak terlalu sepi dan usahakan ada teman lari,” kata Indriana dari New Balance Run Club Indonesia (NBRC).
