April Mop, Lelucon yang bikin Orang Terlihat Bodoh

Ilustrasi 1 April atau April Mop.
Sumber :
  • Pixabay/ Alexas_Fotos

Jakarta, VIVAApril Mop yang diperingati setiap 1 April telah menjadi bagian dari perayaan budaya selama berabad-abad di hampir seluruh dunia.

Guus Hiddink Resmi Latih Timnas Indonesia, Ternyata Cuma April Mop!

Hari Lelucon atau April Fools Day, biasanya dirayakan dengan berbagai kebohongan semata kepada orang yang dituju, seringkali diakhiri dengan seruan 'April Mop!'

Orang-orang yang tidak menyadari, bahkan tidak mengetahui momen April Mop, maka mereka akan menjadi sasaran empuk.

Ketahui Asal-Usul April Mop yang Selalu Diperingati Setiap 1 April

Lelucon ini termasuk menempelkan ikan kertas di punggung orang dan disebut sebagai 'poisson d'avril', yang konon merujuk pada orang yang mudah tertipu.

Berdasarkan data yang diolah, beberapa sejarawan berpendapat bahwa tradisi April Mop dimulai pada 1582, ketika Prancis mengubah kalendernya dari Julian ke Gregorian sesuai dengan keputusan Konsili Trente pada 1563. Di bawah kalender Julian, Tahun Baru dimulai pada 1 April.

Hari Lelucon Sedunia? Ini Asal-usul April Mop Sudah Ada Sejak 1582

Di Norwegia, tercatat bahwa April Mop dahulunya berasal dari perayaan untuk menghormati dewa perusak dan kekacauan, Loki.

April Mop dirayakan dengan saling menjahili dan melempar lelucon hingga tengah malam, serta berbohong tanpa harus merasa bersalah atau dipersalahkan.

Sejarawan juga menghubungkan tradisi April Mop dengan festival Hilaria di Roma kuno, yang dirayakan pada akhir Maret oleh anggota Sekte Cybele.

Selama festival, orang menyamar dan mengejek satu sama lain, bahkan terhadap hakim. Orang-orang Mesir Isis, Osiris, dan Seth adalah inspirasi dari aksi tersebut.

Periode 1700-an, kebiasaan April Mop menyebar ke seluruh Inggris. Seiring berjalannya waktu, lelucon yang dibuat tentang April Mop menjadi semakin berlebihan.

Salah satu tindakan yang paling umum adalah mengganti gula dengan garam. Jadi, pada dasarnya, pada 1 April, orang-orang sepertinya boleh berbuat lucu dan tidak akan dianggap salah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya