Udara Jakarta Nomor 2 Terburuk di Dunia, Nih Buktinya
- Instagram/@jakarta_aqi
VIVA – Selasa 25 Juni 2019, polusi udara di Jakarta masuk dalam kategori terburuk di dunia menurut platform AirVisual. Sedangkan dari pantauan VIVA untuk sore hari ini, Rabu 26 Juni 2019, Air Quality Index atau AQI di Ibu Kota masih masuk dalam kategori tidak sehat untuk individu. Angka AQI udara Jakarta tembus hingga 152.
Dalam keterangan di aplikasi, angka AQI pada kategori 151-200 masuk dalam golongan tidak sehat. Dampaknya bisa kepada gangguan jantung dan paru-paru, terutama untuk masyarakat yang sensitif. Dalam kondisi ini disarankan untuk mengenakan masker untuk menutupi bagian hidung dan mulut.
Jika dilihat dari ranking, Jakarta menduduki posisi kedua sebagai kota dengan polusi terburuk. Posisi pertama ditempati oleh Dubai, Uni Emirat Arab dan ketiga ditempati oleh New Delhi, India. Sementara untuk kota dengan polusi terendah ialah Skopje, Macedonia, dan dua kota dari Amerika Serikat, Portland dan Salt Lake City.
AirVisual sudah dirilis sejak 26 November 2015, saat ini sudah diunduh lebih dari satu juta unduhan. Platform secara real time menampilkan AQI di lebih dari 80 negara dan memiliki prakiraan cuaca selama sepekan.
Aplikasi juga memiliki rekomendasi kesehatan, tergantung pada polusi yang terjadi di kota pengguna. Perhitungan AQI berdasarkan beberapa faktor, seperti PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida dan ozon permukaan tanah.