GoTo Sukses Tumbangkan Grab di Indonesia

Trio Grab - Gojek - Tokopedia.
Sumber :
  • Vulcan Post

VIVA Tekno Grab pernah menjadi startup paling bernilai di Asia Tenggara. Tapi kini mereka tertatih-tatih di belakang GoTo Group untuk berjuang mendapatkan tempat di kandang saingannya, di Indonesia.

Perusahaan-perusahaan yang tidak menguntungkan sama-sama berjuang untuk meyakinkan investor tentang potensi menghasilkan uang setelah melakukan debut pasar saham mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Nilai pasar GoTo sekitar US$26 miliar (Rp384 triliun) atau dua kali lipat dari Grab. Masing-masing perusahaan akan melaporkan pendapatan kuartal dalam beberapa hari mendatang.

Grab dan GoTo telah terkunci dalam pertempuran untuk mendominasi selama beberapa tahun terakhir. Grab masih menganggap negara Singapura sebagai pasar terbesarnya, bahkan ketika mencoba untuk berekspansi di Indonesia, negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

GoTo memimpin di negara asalnya yang berpenduduk lebih dari 270 juta orang di mana konsumennya banyak yang berbelanja di platform ritel online Tokopedia dan memesan kendaraan juga makanan melalui aplikasi Gojek.

Driver ojol Gojek dan Grab.

Photo :
  • pymnts

Potensi pertumbuhan Indonesia telah membantu GoTo mengungguli Grab, yang menjadi perusahaan publik melalui merger dengan Altimeter Growth Corp milik Brad Gerstner pada Desember 2021.

GoTo telah kehilangan sekitar 3 persen sejak penawaran umum perdana di Jakarta pada bulan April, sementara Grab turun lebih dari 60 persen sejak bergabung dengan perusahaan Amerika Serikat (AS).

Soal Kabar Bakal Diakuisisi Grab, Manajemen GoTo Buka Suara

"Keunggulan GoTo sebagai merek lokal Indonesia dan sinerginya dengan Tokopedia memungkinkan perusahaan teknologi terbesar di negara ini mempertahankan pangsa pasar pesan-antar makanan dari Grab, pemimpin kategori di Asia Tenggara dan meningkatkan profitabilitas," ujar analis Nathan Naidu.

Sementara Gojek memiliki pemahaman yang kuat tentang pasar Indonesia yang penting, Grab telah membuat terobosan dalam pengiriman makanan.

Pasangan Suami Istri Rela Lepas Pekerjaan PNS dan TNI Demi Bangun Bisnis, Kini Beromzet Miliaran!

Grab memiliki 49 persen pasar pengiriman makanan Indonesia pada tahun lalu, dibandingkan dengan 43 persen yang didapatkan GoTo, menurut Momentum Works yang dikutip dari situs The Star, Jumat, 26 Agustus 2022.

Grab dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartal kedua sebelum pasar Amerika Serikat (AS) dibuka pada 25 Agustus, sementara GoTo akan merilis hasil pada 30 Agustus mendatang.

IHSG Ditutup Ambrol 248 Poin, Saham GOTO hingga ASII Berhasil Jadi Top Gainers

Layanan GrabBike.

Grab Buka Suara soal Ada Ojol Dapet BHR Hanya Rp 50 Ribu

Grab buka suara soal besaran Bonus Hari Raya (BHR) yang diterima mitra pengemudi ojek online (ojol).

img_title
VIVA.co.id
27 Maret 2025