XLSmart Akan Geber Jaringan 5G
- VIVA/Lazuardhi Utama
Jakarta, VIVA – Manajemen XLSmart memastikan tidak akan ada perubahan dari segi pelayanan bagi pelanggan usai penggabungan (merger) dua operator telekomunikasi, yaitu XL Axiata dan Smartfren.
Artinya, pengguna layanan telekomunikasi dari dua perusahaan tersebut yakni XL, Axis, dan Smartfren tetap bisa menikmati layanan masing-masing seperti biasa.
"Dari segi pelayanan kepada pelanggan tidak ada yang berubah," kata Direktur Utama dan Kepala Eksekutif XLSmart Rajeev Sethi di Jakarta, Selasa, 25 Maret 2025.
Kalau pun ada perubahan, menurutnya, XLSmart akan memberikan layanan telekomunikasi yang lebih baik kepada para pelanggannya.
Ia menjelaskan, XLSmart memiliki total spektrum frekuensi sebesar 152 MHz. Spektrum frekuensi tersebut merupakan gabungan dari 90 MHz milik XL Axiata dan 62 MHz milik Smartfren.
"Kita akan memiliki akses ke layanan yang lebih besar. Jadi pelanggan bisa mengharapkan layanan yang jauh lebih baik," ungkap Rajeev Sethi.
Selain itu, XLSmart akan mengembangkan jaringan 5G dan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan di Indonesia.
Dengan cakupan 5G yang masih terbatas di Tanah Air, maka merger XL Axiata dan Smartfren menjadi peluang besar untuk mempercepat pengembangan jaringan tersebut dalam beberapa kuartal ke depan.
Selain itu, XL Smart juga fokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Teknologi AI akan digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan secara lebih akurat, mengoptimalkan layanan, serta meningkatkan efisiensi jaringan.
"Ke depan, XLSmart akan membuka akses ke berbagai teknologi dan kemampuan yang signifikan bagi kami untuk berinvestasi dalam solusi digital yang lebih inovatif," jelas Rajeev Sethi.
