Facebook Dating Resmi Meluncur, Apa Kabar Data Pribadi?

Cara Mengaktifkan Persetujuan Otomatis Anggota Grup Facebook
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Facebook akhirnya meluncurkan platform kencan, Facebook Dating pada Kamis, 5 September di Amerika Serikat. Layanan ini dikatakan tidak akan terhubung dengan kontak Facebook kecuali diinginkan oleh pengguna

Solusi Digital Bisnis Umrah di Tengah Sulitnya Perekonomian Indonesia

Namun masih banyak masalah yang mengikuti peluncuran Facebook Dating. Dilansir dari laman Mashable, Jumat, 6 September 2019, masalah pertama yaitu mengenai kesalahan pengguna.

Banyak pengguna Twitter yang menunjukkan bahwa tinggal menunggu waktu dimana pengguna dari kalangan usia baby boomers (sebelum 1960) secara tidak sengaja mengungkapkan pesan terlarang dan hal rahasia lewat celah teknologi. Selain itu, catatan perusahaan untuk mengambil dan secara sengaja membuka data pengguna yang sensitif juga menjadi penilaian bagi Facebook Dating.

Ajaib, Shin Tae-yong Sudah 'Ramalkan' Timnas Indonesia Dihajar Australia 1-5

Catatan pertama dan baru saja terjadi tentang penemuan 400 juta data pengguna pada database online. Kejadian ini terjadi satu hari sebelum Facebook Dating diluncurkan. 

Kumpulan data itu termasuk nomor telepon yang cocok dengan identifikasi akun pribadi. Pada beberapa kasus mengungkapkan lebih banyak informasi seperti nama dan lokasi. 

Platform Ini bikin Pengguna Merasa Nyaman ketika di Jalan

Bukan hanya Facebook, anak perusahaannya pun rentan dengan pelanggaran privasi. Pada Agustus lalu, Facebook harus memecat partner marketing setelah terungkap mereka mengorek profil Instagram untuk data lokasi dan foto dari Instagram. 

Adapula FTC dan Facebook yang sepakat platform tersebut harus membayar US$5 miliar bagi pelanggar privasi. Facebook juga harus tunduk pada subjek ulasan privasi. 

Namun setelah banyak masalah tadi, Facebook masih berusaha menenangkan pengguna. Mereka mengatakan keselamatan, keamanan dan privasi berada di garis depan dari produk tersebut. 

Ilustrasi platform edukasi

Tak Cuma di Jepang dan Belanda, Platform Edukasi Ini Perluas Jaringan Kemitraan Strategis di Brunei

Kemitraan ini ditandai dengan penyelenggaraan pelatihan UI/UX Design yang diselenggarakan secara daring (online) pada Februari 2025 untuk tim kreatif Nextacloud.

img_title
VIVA.co.id
28 Maret 2025