Jelang Pilpres 2019, Kominfo Panggil Twitter dan Google

Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.
Sumber :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana memanggil sembilan penyedia platform media sosial jelang masa tenang pemilihan umum legislatif dan presiden serta wakil presiden atau pileg dan pilpres 2019.

Hati-hati! Ini Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Kreator Baru di YouTube Shorts

Dari kesembilan platform itu di antaranya Facebook, Twitter, Google, dan BlackBerry Messenger.

"Kalau platform yang lain terkait dengan pilpres. Kami akan secepatnya memanggil mereka semua," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, di Gedung Kominfo, Rabu, 20 Maret 2019.

Dibawa ke Paripurna, Ini 10 Poin Evaluasi Komisi II DPR terhadap Kinerja DKPP

Ia menjelaskan pemanggilan tersebut untuk mengusahakan keadaan kondisi di setiap platform, termasuk saat masa tenang pemilu.

Salah satu pokok bahasannya adalah saat masa tenang di dunia nyata, bagaimana dengan media sosial.

Platform Ini Gratiskan Tagihan Listrik untuk Masjid dan Musala

Di ranah publik sudah tersedia aturan mengenai masa tenang pemilu, di mana tidak boleh lagi terselenggara kampanye akbar.

"Media sosial juga harus begitu. Nanti ada diskusi dengan Komisi Pemilihan Umum," jelas Semuel. Masa tenang jelang pemilu diselenggarakan pada 13 hingga 16 April 2019.

Ilustrasi arus mudik Lebaran.

Memudahkan Distribusi Penumpang

Pemerintah, selain mudik gratis, juga tengah mematangkan platform terpadu Nusantara Hub yang akan mempermudah distribusi penumpang.

img_title
VIVA.co.id
10 Maret 2025