Samsung Bikin Teknologi TV yang Bisa Dikendalikan oleh Otak

Ilustrasi otak manusia.
Sumber :
  • http://yoechua.blogspot.com

VIVA – Tim penelitian dan pengembangan Samsung di Swiss sedang mengerjakan sebuah proyek bernama Pontis, yaitu membuat TV khusus penyandang cacat yang cara mengendalikannya lewat otak. Untuk mewujudkannya Samsung juga menggandeng para ilmuwan di Swiss.

117.860 UMKM Sudah Masuk Ekosistem Digital PaDi UMKM, Transaksi Capai Rp 7 Triliun

Dilansir dari situs BGR, Senin, 12 November 2018, Proyek Pontis ini memiliki tujuan untuk membangun interaksi otak atau software yang memungkinkan individu dengan kemampuan terbatas untuk mengakses fitur-fitur di televisi seperti kontrol volume dengan otak mereka.

Sistem ini menggabungkan sensor pemantau otak dengan hardware pelacakan mata untuk mengidentifikasi pilihan apa yang ingin dibuat pengguna. Ke depan, Samsung berharap dapat membuat sistem yang lebih cerdas, di mana mereka dapat menerima perintah melalui otak saja.

Pemerintah Bakal Gelar Harbolnas, Nilai Transaksi Ditargetkan Naik 16 Persen

Artinya, pengguna hanya perlu memikirkan untuk mengubah volume, dan sistem akan bertindak secara mandiri. Kendati demikian, Samsung membantah kalau kemampuan ini untuk mengajak konsumen makin bermalas-malasan. Namun, ditujukan untuk membantu konsumen yang memiliki keterbatasan fisik.

Bahkan, Samsung belum mengisyaratkan perangkat ini akan menjadi produk komersial. Akan tetapi, jika dilihat dari berbagai sisi maka proyek ini masih dalam tahap awal.

Bisnis Lokal di Berbagai Negara Dapat Angin Segar Imbas Masifnya Boikot Produk Terafiliasi Israel

Samsung memprediksi pengujian prototipe produk ini kemungkinan pada awal 2019. Televisi yang dapat dikendalikan dengan otak mungkin tidak lama lagi akan hadir ke publik.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin

Luhut Kasih Sinyal Penerapan PPN Naik Jadi 12 Persen Diundur, Aprindo: Kami Minta Menunda

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin menyatakan keberatan atas rencana kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025.

img_title
VIVA.co.id
28 November 2024