Pedas! Ayah Calvin Verdonk Semprot Patrick Kluivert usai Timnas Indonesia Dibantai Australia
- Instagram @calvinverdonk
Jakarta, VIVA – Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak saat bertandang ke markas Australia dalam matchday ke-7 Grup C, Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bertanding di Sydney Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025, skuad Garuda harus menerima kenyataan pahit usai dibantai Australia dengan skor 1-5.
Kekalahan ini memicu reaksi keras, salah satunya dari Ronald Alting Sieberg, ayah dari pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Calvin Verdonk. Melalui akun Facebook pribadinya, Ronald meluapkan kekecewaannya terhadap performa tim, terutama pelatih Patrick Kluivert.
"Kluivert makan nasi campur dulu dan pulang kampung ke Holland, Landzaat juga ikut pulang. Selamat datang Alex, best coach for this job against Bahrain," tulis Ronald melalui akun Facebook Ron Alting, dikutip Senin, 24 Maret 2025.
Beberapa waktu lalu, di media sosial ramai dirumorkan bahwa ayah Verdonk sudah meninggal karena menjadi korban Tsunami di Aceh.
Calvin Verdonk sendiri memiliki hubungan darah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Aceh. Ayah Calvin Verdonk bernama Ronald Alting Sieberg berasal dari Aceh, yang tepatnya Meulaboh.
Akan tetapi, Kepada media Belanda, AD.NL (Algemeen Dagblad), bek Timnas Indonesia itu mengungkapkan fakta sebenarnya terkait sang ayah. Verdonk mengungkapkan bahwa ayahnya saat ini masih hidup dan tinggal di Belanda. Namun, dia sudah puluhan tahun tidak menjalin komunikasi.
Calvin Verdonk, Timnas Indonesia vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
“Ayah kami berasal dari Sumatra, jadi kami mendapatkan darah Indonesia darinya. Tapi dia sudah tidak ada dalam hidup kami selama 27 tahun," kata Verdonk.
“Dia masih tinggal di Belanda, tetapi kami tidak punya kontak dengannya," ujarnya, menambahkan.
Meski tak pernah berkomunikasi dengan ayahnya, Verdonk tetap memiliki hubungan yang baik dengan saudara tirinya. Bahkan ia menyebut bahwa saudaranya sangat senang melihat dirinya bisa memperkuat Timnas Indonesia.
“Kami punya empat saudara tiri dan hubungan kami dengan mereka baik. Mereka sangat bangga saya bermain untuk Indonesia sekarang,” tuturnya.
