Erick Thohir Tepis Tudingan Miring soal Alasan PSSI Datangkan Jordi Cruyff
- ANTARA/HO-Akun instagram resmi PSSI
Jakarta, VIVA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menepis tudingan miring di balik alasan mendatangkan Jordi Cruyff sebagai penasihat teknik. Dia memastikan keputusan ini diambil guna mendukung program yang sudah dicanangkan.
Begitu nama Jordi Cruyff diumumkan menjadi penasihat teknik PSSI, muncul persepsi tujuan utamanya adalah untuk menarik minat pemain keturunan Belanda untuk dinaturalisasi ke Timnas Indonesia.
Bukan tanpa alasan, karena sebelumnya PSSI juga menempatkan orang-orang asal Belanda untuk duduk di jajaran pelatih Timnas Indonesia. Dengan kehadiran Jordi, nuansa Negeri Kincir Angin dalam Skuad Garuda semakin kental.
Ditegaskan oleh Erick, persepsi itu tidak benar. Pihaknya memilih untuk merekrut Jordi karena ingin mendorong program kepelatihan yang sudah dibuat oleh PSSI semakin meningkat kualitasnya.
"Tidak, justru mengambil Jordi ini untuk memastikan kesinambungan seluruh program, bahkan tadi juga mereview metode-metode kepelatihan yang hari ini dari PSSI mendorong dari angka tiga ribuan menjadi 12 ribuan," kata Erick Thohir dalam jumpa pers, kemarin.
"Nah pelatih-pelatih ini, mereka butuh buku pegangan yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut.
Dari tujuan PSSI mendatangkan Jordi itu, hasil yang diharapkan kelak justru untuk meningkatkan kualitas di sepakbola usia dini Indonesia.
"Kalau Jordi dipakai buat merayu pemain keturunan, itu salah besar. Justru itu ekspektasinya membangun grassroot dan sistem-sistemnya," tuturnya. (ant)
