5 Fakta Mengerikan Usai Liverpool ke Final Piala FA

Bomber Liverpool, Sadio Mane.
Sumber :
  • AP Photo/Frank Augstein

VIVA – Liverpool menjaga asa merebut quadruple alias empat gelar musim ini. Armada Juergen Klopp melaju ke final Piala FA usai menekuk Manchester City 3-2 di Wembley, Sabtu 16 April 2022.

Amorim Ultimatum Pemain MU Usai Jim Ratcliffe Pecat 250 Karyawan

Liverpool mampu unggul 3-0 terlebih dahulu. Ibrahima Konate membuka keunggulan The Reds di menit 9, disusul dua gol Sadio Mane (17' dan 45'). ManCity membalas lewat gol Jack Grealish (47') dan Bernardo Silva (90'+1).

Liverpool tinggal menunggu pemenang duel Chelsea vs Crystal Palace di semifinal.

Mees Hilgers Ngaku Pernah Dihubungi Pelatih Liverpool Arne Slot

Duel Liverpool vs Manchester City di Piala FA

Photo :
  • AP Photo/Frank Augstein

Berikut lima fakta mengerikan usai Liverpool ke final Piala FA dilansir Opta:

Kata Amorim Usai Manchester United Pecundangi Manchester City

1. Liverpool melaju ke final Piala Liga Inggris dan Piala FA dalam musim yang sama untuk kali ketiga, setelah 2000/01 dan 2011/12. Mereka merupakan tim pertama yang mencapai rekor ini.

2. Manchester City menjadi tim kedua yang tersingkir di semifinal Piala FA tiga musim secara beruntun, mengikuti jejak Manchester United di musim 1963/64 hingga 1965/66.

3. Liverpool mencetak 19 gol lewat skema sepak pojok di semua kompetisi musim ini, terbanyak di antara semua tim Premier League. Ibrahima Konate mencetak tiga gol lewat sepak pojok dalam tiga penampilan terakhirnya.

4. Sadio Mane mencetak sembilan gol ke gawang ManCity, hanya kalah dari golnya ke gawang Crystal Palace (13) sejak dia tiba di Inggris pada 2014, Sejak musim 2014/15, tak ada pemain yang membobol gawang ManCity sebanyak Mane.

5. Sadio Mane menjadi pemain Liverpool pertama yang mencetak dua gol di semifinal Piala FA sejak Robbie Fowler melawan Aston Villa pada 1996. Pemain asal Senegal ini juga menjadi pemain The Reds pertama yang mencetak brace di Wembley sejak Steve McManaman di final Piala Liga melawan Bolton Wanderers pada 1995.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya