Kapten Persib Ungkap Kondisi Ruang Ganti Tim saat Tertinggal 0-2 dari Persija
- VIVA.co.id/Dede Idrus (Bandung)
Bandung, VIVA – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengungkap situasi ruang ganti timnya setelah tertinggal dua gol dari Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu 16 Februari 2025.
Menurut dia, pelatih Bojan Hodak meminta para pemain untuk main sabar dan memberikan arahan tegas agar timnya bisa bangkit di babak kedua. Hasilnya, Maung Bandung bisa membalas gol dan laga pun berakhir dengan skor 2-2.
"Coach Bojan bilang harus sabar, ini bukan yang pertama kali, dia sedikit marah. Tapi oke di sepakbola kita semua tahu juga permainan di babak pertama kita banyak peluang tapi mereka cetak gol dari dua peluang," ungkap Klok.
Persib memang sempat kecolongan dua gol lebih dulu lewat Gustavo Almeida menit ke-33 dan Firza Andika menit ke-39. Namun, Persib bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan Nick Kuipers menit ke-52 dan David da Silva menit ke-71.
"Coach Bojan juga tahu kita percaya diri kita bisa comeback karena kualitas tinggi, dan akhirnya kita coba lagi," jelas Klok.
Hasil ini membuat Persib semakin nyaman di posisi teratas tabel klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 50 poin. Unggul 10 angka dari Macan Kemayoran yang menghuni peringkat keempat.
Klok menilai pertandingan kali ini berjalan luar biasa. Setelah kebobolan dua gol, Persib mampu bangkit dan bisa menyamakan keadaan menjadi 2-2.
"Ini pertandingan yang sangat epik mungkin, dua kosong untuk Persija dan kita comeback, ini kita pertama kali kita comeback, fighting spirit yang luar biasa," katanya.
Gelandang kelahiran Amsterdam Belanda ini pun memberikan apresiasi terhadap perjuangan rekan setimnya. Armada Maung Bandung menunjukkan semangat juang tinggi untuk bisa mengejar ketertinggalan.
"Saya bangga sekali dengan tim, bangga sekali derngan performance, dengan spirit. Kita harusnya harus menang, buat tapi hari ini satu poin di kandang mereka tidak terlalu buruk," tegasnya.
Kunci Comeback
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai timnya sebenarnya sudah tampil baik dan beberapa kali mengancam gawang Persija, tetapi tidak berbuah gol. Sebaliknya, serangan tuan rumah justru membuat gawang Persib kebobolan.
"Sebelumnya kami sebenarnya bisa 5-6 kali memasuki kotak penalti mereka tapi tidak bisa mencetak gol. Mereka hanya memasuki kotak penalti beberapa kali, tapi bisa mencetak dua gol," kata Bojan usai pertandingan.
Kelengahan lini belakang dalam mengantisipasi umpan silang, kata Bojan, menjadi faktor penyebab gawang Persib kebobolan. Ini terlihat ketika gol pertama Gustavo Almeida hasil dari skema umpan silang.
Pelatih Persib, Bojan Hodak (foto: Dede Idrus)
- VIVA.co.id/Dede Idrus (Bandung)
"Jika itu terjadi, itu artinya kami tidak bisa menghentikan crossing yang mereka kirimkan dan itu menjadi masalah. Para pemain tahu itu tapi mereka tidak melakukan reaksi terbaik," ungkapnya.
Akan tetapi, masuk babak kedua Skuad Maung Bandung mampu bangkit hingga bisa membalikan keadaan menjadi 2-2.
"Di babak kedua, kami mencetak dua gol, ada 1-2 kans yang mereka miliki, mereka memiliki beberapa situasi set piece dari tendangan bebas dan sepak pojok, tim mereka juga punya 6-7 pemain yang tinggi tapi pada akhirnya saya tidak melihat mereka memiliki peluang," terangnya.
Pelatih asal Kroasia ini mengatakan kebangkitan Persib dalam membalikan keadaan bukan sesuatu yang baru. Menurutnya, sejak musim lalu Marc Klok dkk sudah beberapa kali melakukan comeback.
"Ini bukan pertama kalinya, tim ini juga musim lalu pernah beberapa kali melakukan comeback setelah ketinggalan 1-2 gol. Artinya para pemain memiliki karakter," jelasnya.