Ini Solusi DPR Agar Iuran BPJS Tidak Naik

Kantor Pusat BPJS Kesehatan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin

VIVA.co.id - Ketua Komisi IX, Dede Yusuf menyatakan, Komisi IX belum memberi ‘restu’  kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Ia menyebut, kenaikan tarif bukanlah sebuah solusi, karena masih banyak solusi efektif lainnya.

“Mengenai kenaikan belum pernah dijadikan kesimpulan rapat. Komisi IX masih minta jangan menaikkan premi sebelum pelayanan diperbaiki. Karena masih banyak jalan lain yg bisa dilakukan,” kata Dede Yusuf kepada VIVA.co.id melalui pesan singkat pada Senin, 14 Maret 2016.
 
Dede menjelaskan, jalan lain yang mesti dilakukan BPJS adalah memperbaiki sistem Indonesian Case Base Groups (INA-CBG's), yang menurutnya belum sesuai dengan biaya sebenarnya.
 
Lalu, mendorong perusahaan-perusahaan swasta untuk mendaftarkan karyawan-karyawan mereka untuk iuran BPJS Kesehatan. Kamudian membuat aturan agar peserta mandiri kelas satu dan dua agar rutin membayar iuran perbulannya.
 
Terkait, kendala kekurangan ruang inap, Dede mengatakan, solusinya adalah dengan mendorong semakin banyaknya rumah sakit swasta atau klinik pratama swasta untuk menjadi mitra BPJS.
Komisi IX Kunjungi RS Bethesda Yogya Terkait Vaksin Palsu
 
Tak kalah penting, menurut Dede, mengenai kejelasan data Penerima Bantuan Iuran (PBI). Data PBI warga miskin yang 92 juta, harus dibuktikan dahulu, karena sampai saat ini masih banyak warga miskin yang belum terima KIS.
Komisi IX Kunjungi Yogyakarta
Ilustrasi kartu BPJS resmi

28 Orang Pegang Kartu BPJS Palsu di Koja

Kasus ini terbongkar saat korban berobat di Puskesmas Koja.

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2016