IHSG Ditutup Melemah 1,56 Persen, Investor 'Diam' Cermati Struktur Danantara
- VIVA/M Ali Wafa
Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tergerus ke level 6.161,21 pada penutupan perdagangan Senin, 24 Maret 2025, IHSG melemah sebesar 1,56 persen atau 96,96 poin.
Mengutip laporan Phintraco Sekuritas, pergerakan indeks berada di kisaran area 5.967-6.270. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 14,07 triliun.
Phintraco Sekuritas membeberkan bahwa IHSG sempat mengalami tekanan namun berhasil rebound di akhir sesi. Indikator stochastic RSI menunjukkan pergerakan bergerak antara area pivot dan oversold yang menjadi sinyal potensi konsolidasi dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, volatilitas IHSG sepanjang perdagangan dipengaruhi sikap wait and see dari pelaku pasar yang masih mencermati komposisi dari tim Danantara yang baru diperkenalkan pada siang hari ini.
Susunan kepengurusan Danantara
- VIVA.co.id/Anisa Aulia
"Saat ini, Investor tampaknya masih dalam tahap menilai kredibilitas para anggota tim serta arah kebijakan yang akan diambil oleh jajaran manajemen, mengingat sejumlah nama besar baik domestik maupun luar negeri yang turut bergabung dalam struktur organisasi," demikian ulasan Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip pada Senin, 24 Maret 2025.
Penurunan secara sektoral tidak berubah sejak sesi pertama. Sektor teknologi menjadi satu-satunya yang mencetak kenaikan, yakni sebesar 3,79 persen.
Sektor material dasar merosot 3,20 persen, sektor properti melemah 2,68 persen dan sektor energi menyusut 2,63 persen.
Di tengah koreksi yang melanda indeks, tiga emiten saham berhasil kinclong sebagai top gainers di papan utama di antaranya:
PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
Saham MAPA konsisten mempertahankan penguatan sejak sesi pertama. Saham MAPA ditutup pada level 655 berkat lonjakan sebesar 8,26 persen atau 50 poin.
PT Indosat Tbk (ISAT)
Saham ISAT menyusul ke zona hijau usai melambung 5,99 persen atau 800 poin menjadi 1.415.
PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
Jasa marga
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Hasil positif kembali dicatat saham JSMR. Saham emiten pengelola tol meningkat 5,48 persen atau 200 poin hingga menembus area 3.850.