Bursa Asia Fluktuatif Jelang Pemberlakukan Tarif Balas Dendam Trump pada Awal April
- Pixabay
Asia, VIVA - Bursa Asia-Pasifik terpantau melemah saat pembukaan perdagangan pada Senin, 24 Maret 2025. Penurunan dipicu implementasi tarif balas dendam Presiden Donald Trump yang dijadwalkan mulai berlaku pekan depan.
Trump menyebutkan akan ada beberapa fleksibilitas atau penyesuaian terkait tarif impor terhadap mitra dagang. Namun, ia menegaskan kembali bahwa tanggal 2 April 2025 menjadi batas terakhir untuk tarif impor balasan.
Dalam forum bisnis di Beijing pada Minggu, 23 Maret 2024, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang mendesak pemerintah untuk membuka pasar mereka guna memerangi ketidakstabilan dan ketidakpastian ekonomi. Peringatan tersebut merupakan upaya Tiongkok bersiap menghadapi tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat (AS).
Dikutip CNBC Internasional pada Senin, 24 Maret 2025, indeks S&P/ASX 200 Australia tergelincir 0,37 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong dibuka lebih rendah dari level 23.689,72 menjadi 23.657.
VIVA Militer: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
- Al Jazeera
Indeks Kospi Korea Selatan berbalik menguat 0,11 persen. Kosdaq menyusul kenaikan sebesar 0,66 persen setelah pemakzulan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-soo dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi negara itu.
Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 0,28 persen. Begitu pula, indeks Topix meningkat 0,13 persen di awal perdagangan.
Ketigaa indeks utama Wall Street kompak menguat saat penutupan perdagangan, Jumat, 21 Maret 2025. Indeks-indeks tersebut bangkit dari posisi terendahnya usai Trump menyebutkan akan ada beberapa fleksibilitas terkait tarif impor.
S&P 500 melesat 0,08 persen dan ditutup pada level 5.667,56. Lonjakan membawa indeks ke zona hijau sekaligus mengakhiri tren koreksi yang melanda selama empat pekan beruntun imbas kekacauan kebijakan perdagangan, kekhawatiran resesi, dan rollover saham teknologi berkapitalisasi besar.
Nasdaq Composite melambung 0,52 persen ke level 17.784,05. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 32,03 poin atau 0,08 persen menjadi 41.985,35.
