ESGAN Resmi Diluncurkan, Dorong Bisnis Berkelanjutan di Indonesia
- Istimewa
Jakarta, VIVA – Dalam upaya mempercepat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di dunia bisnis dan investasi, Indonesia kini memiliki wadah baru bernama ESGAN (ESG Association of Nusantara). Organisasi ini hadir sebagai platform kolaborasi bagi perusahaan, investor, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab serta berkelanjutan.
Seiring meningkatnya kesadaran global akan pentingnya investasi yang berkelanjutan, ESGAN berkomitmen membantu dunia usaha dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam strategi pertumbuhan mereka. Organisasi ini akan berfokus pada edukasi, advokasi, serta kerja sama lintas sektor guna memastikan implementasi ESG berjalan efektif di Indonesia.
Menurut Syamsul Bahri Yusuf, Ketua Umum ESGAN, ESG bukan sekadar tren, tetapi sebuah kebutuhan bagi perusahaan agar tetap kompetitif di tingkat global.
“Penerapan ESG bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan bagi dunia usaha untuk tetap kompetitif di tingkat global,” ujar Syamsul dalam acara peluncuran.
Peluncuran ESGAN, ESG Association of Nusantara untuk Mendorong Keberlanjutan
- Istimewa
Sementara itu, Winston Jusuf selaku Dewan Pengawas ESGAN menambahkan bahwa organisasi ini akan menjadi penghubung antara dunia usaha, regulator, dan masyarakat dalam menciptakan transparansi serta tata kelola yang lebih baik.
“Dengan semakin meningkatnya kesadaran global terhadap keberlanjutan, ESGAN berperan sebagai jembatan antara dunia usaha, regulator, dan masyarakat dalam mendorong transparansi serta tata kelola yang lebih baik,” ujarnya.
Sonny Sunjaya Sukada, Senior Advisor Social Investment Indonesia, menjelaskan bahwa ESG adalah kerangka kerja yang membantu perusahaan meningkatkan keberlanjutan operasional mereka. Selain itu, prinsip ESG juga menjadi faktor penting bagi investor dan lembaga keuangan dalam menentukan arah investasi mereka. Semakin baik kinerja keberlanjutan suatu perusahaan, semakin besar peluangnya untuk menarik investasi.
"Selain itu, kerangka ESG juga digunakan oleh investor dan lembaga keuangan untuk menentukan kepada siapa investasi akan diberikan. Semakin baik kinerja keberlanjutan suatu perusahaan, maka semakin menarik bagi investor dan lembaga keuangan untuk menanamkan investasinya,” jelasnya.
Peluncuran ESGAN dihadiri oleh para pemimpin industri, akademisi, perwakilan pemerintah, serta organisasi masyarakat sipil. Dalam acara ini, diskusi panel membahas tantangan dan peluang implementasi ESG di Indonesia, sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan.
ESGAN berencana akan menyusun roadmap implementasi ESG bagi dunia usaha di Indonesia sebagai langkah awalnya. Selain itu, organisasi ini akan mengadakan seminar, lokakarya, serta menjalin kemitraan dengan lembaga nasional dan internasional guna meningkatkan pemahaman serta kapabilitas perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG.