Prabowo Bakal Bikin Koperasi Desa Merah Putih, Tersebar di 70 Ribu Desa

Menko bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas (tengah) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Senin, 3 Maret 2025
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto berencana membangun Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa. Koperasi ini rencananya akan dibangun tersebar di 70 ribu desa se-Indonesia.

Baleg DPR Usul Bentuk Otoritas Pengawas Koperasi

Hal itu diungkap langsung Menko bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas usai mengikuti rapat terbatas (ratas) bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 3 Maret 2025. 

"Satu yang diputuskan yaitu dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih, disingkat Kopdes Merah Putih. Nah itu akan dibangung di 70 ribu desa," ungkap Zulhas dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Langkah Strategis Agar UMKM Naik Kelas

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 28 Februari 2025 (sumber: tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Photo :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Zulhas menyebut anggaran pembentukan Koperasi Desa Merah Putih itu bersumber dari anggaran desa saat ini. Koperasi ini nantinya akan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan menampung hasil-hasil pertanian di desa.

Bos Philip Morris International Apresiasi Pemerintah RI Jaga Iklim Investasi Kondusif

"Sehingga nanti di desa itu akan ada pusat kegiatan ekonomi dan menampung hasil-hasil pertanian di desa itu," tuturnya.

Zulhas menyebut pemerintah akan mengoptimalkan dana desa yang ada untuk mendukung pendanaan program ini. Selain itu, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga akan berperan dalam pendanaan melalui skema cicilan selama tiga hingga lima tahun guna memastikan koperasi dapat beroperasi secara optimal sejak awal. 

Ilustrasi aktivitas koperasi

Photo :
  • VIVAnews/Ochi April

"Satu desa tadi diperkirakan akan mengeluarkan anggaran sampai Rp3-5 miliar. Kan kita ada dana desa Rp1 miliar per tahun, kalau 5 tahun kan berarti Rp5 miliar," pungkas dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya