IHSG Ditutup Anjlok 1,14 Persen, Sederet Saham Ini Jadi Sorotan Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,14 persen atau 78,68 poin saat penutupan perdagangan Rabu, 19 Februari 2025. Akibatnya, IHSG tersungkur ke level 6.794,86.

Phintraco Sekuritas melaporkan, pergerakan indeks terpantau berada dalam kisaran area 6.773-6.886. Nilai transaksi mencapai Rp 12,13 triliun.

Koreksi IHSG dipicu penurunan sejumlah sektor saham. Sektor keuangan menyusut 1,78 persen, sektor infrastruktur melemah 0,85 persen dan sektor properti menurun 0,80 persen.

Meski indeks mengalami kemerosotan, beberapa sektor saham menorehkan kenaikan cukup besar. Sektor teknologi melejit 5,42 persen, sektor industri menguat 0,51 persen dan sektor material dasar melonjak 0,27 persen.

CGS Sekuritas mengulas kinerja sederet saham selama sepanjang pembukaan bursa hari ini. Saham-saham yang menjadi sorotan diantaranya:

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

Saham RAJA meningkat 1,54 persen atau 60 poin dan ditutup di level 3.950. CGS Sekuritas menuturkan lonjakan emiten didukung kenaikan harga gas signifikan sebanyak 7,57 persen yang diharapkan mendorong pertumbuhan kinerja perseroan.

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

Saham PSAB menguat 1,36 persen atau 4 poin menjadi 298. Hasil positif ini sejalan berlanjutnya tren kenaikan harga emas sebesar 1,36 persen dipicu tingginya permintaan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)

BTPN.

Photo :
  • Dokumentasi BTPN.

Kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (dok: BTN)

Photo :
  • VIVA.co.id/Anisa Aulia

Saham BTPS ditutup melemah 1,99 persen atau 20 poin dan ditutup pada level 985. Menurut CGS Sekuritas, penurunan harga saham lantaran kinerja keuangan 2024 yang membukukan laba bersih mencapai Rp 1,1 triliun atau menyusut 1,9 persen year on year (YoY).

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

Dibuka Memerah, IHSG Coba Break Resistance Meski Dibayangi Pelemahan Lanjutan

Saham BRIS anjlok 2,61 persen atau 80 poin menjadi 2.990 setelah sempat menguat 1,95 persen selama sesi perdagangan berlangsung. Sentimen koreksi saham BRIS menyusul kabar disahkanya perseroan menjadi bank emas yang diharapkan akan semakin mendorong pertumbuhan kinerja segmen bisnis konsumernya melalui cicilan emas dan gadai emas yang mempunyai imbal hasil yang lebih tinggi.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Bursa Asia Anjlok Respons Donald Trump Tetapkan Tarif Impor Otomotif 25%

BRI menghimbau masyarakat waspada terhadap modus kejahatan perbankan

Photo :
  • BRI

Saham BBRI menyusul penurunan sebesar 3,13 persen atau 130 poin dan ditutup pada area 4.020. Katalis pergerakan emiten bank BUMN karena kinerja keuangan 2024 yang lebih baik dari proyeksi pasar di mana laba bersih tumbuh tipis 0,01 persen menjadi Rp 60.2 triliun.

Analis Prediksi Tren Menguat Berlanjut, Pantau 5 Rekomendasi Saham Ini
Gedung IDX, Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia)

Siapkan Dana hingga Rp 1 Triliun, Mayora Bakal Buyback Saham Tanpa RUPS

Emiten produsen makanan dan minuman PT Mayora Indah Tbk (MYOR), bakal melakukan pembelian kembali alias buyback saham.

img_title
VIVA.co.id
27 Maret 2025