Hati-Hati! Gen Z Bisa Jadi Korban Utang Digital, Begini Solusinya

Ilustrasi pinjaman online
Sumber :
  • Neo Bank

Jakarta, VIVA – Di era seperti sekarang, fenomena utang digital semakin merajalela, terutama di kalangan generasi muda. Gaya hidup konsumtif dan kemudahan akses ke pinjaman online serta paylater, membuat tak sedikit anak muda, termasuk Gen Z, terjebak dalam lingkaran utang yang sulit dilepaskan. 

Ngabuburead Kepustakaan Islam jadi Cara Kemenag Dorong Indeks Literasi Gen Z

Melihat fenomena ini, edukasi terkait literasi keuangan, menjadi semakin krusial, termasuk, literasi keuangan syariah. Hal tersebut dipaparkan Putu Rahwidhiyasa, selaku Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah sekaligus Plt Direktur Industri Produk Halal Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

"Gen Z saat ini mendominasi transaksi keuangan, namun sayangnya juga menjadi kelompok terbesar yang terjebak dalam utang digital," ujarnya dalam acara Literasi Keuangan Roadshow Warta Ekonomi bertema 'Optimalisasi Keuangan Syariah: Solusi Mahasiswa Cerdas Finansial', seperti dikutip dari siaran pers, Rabu, 19 Februari 2025.

Cegah Penipuan dan Investasi Ilegal Lewat Literasi Keuangan

Ilustrasi Generasi Z

Photo :
  • Freepik.com

"Oleh karena itu, literasi keuangan syariah sangat diperlukan agar mereka dapat mengelola keuangan dengan lebih baik," sambungnya lagi.

Mengenal Tren Taskmasking di Kalangan Gen Z, Apa Dampaknya Bagi Dunia Kerja?

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024, indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 65,43%, sementara indeks inklusi keuangan berada di 75,02%. Namun, literasi keuangan syariah masih tergolong rendah, hanya 39,11%, dengan tingkat inklusi keuangan syariah sebesar 12,88%. 

Padahal, di lain sisi, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Faktor ini, seharusnya membuat potensi pengembangan ekonomi syariah sangat besar.

Sebagaimana diketahui, literasi keuangan syariah ini mengacu pada pemahaman dan pengetahuan tentang prinsip, produk, dan layanan keuangan yang sesuai dengan hukum dan nilai-nilai syariah Islam. Literasi ini meliputi pengetahuan tentang konsep dasar keuangan syariah seperti zakat, infaq, sedekah, serta perbedaan antara riba dan keuntungan yang diperoleh dari transaksi yang diizinkan.

Beberapa prinsip utama dalam literasi keuangan syariah antara lain larangan riba dalam transaksi keuangan, transparansi dan keadilan dalam setiap akad, konsep bagi hasil yang adil antara semua pihak, serta investasi yang hanya dilakukan pada sektor-sektor halal dan sesuai dengan prinsip Islam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya