Kekhawatiran Perang Dagang Trump Bikin Rupiah Melemah
- ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa
Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah pada perdagangan Selasa, 18 Februari 2025. Rupiah tercatat melemah sebesar 27 poin atau 0,17 persen ke posisi Rp 16.255 per dolar AS.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau kemarin sore, mematok rupiah di angka Rp 16.208 per dolar AS.
Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra memproyeksikan nilai tukar rupiah akan melemah pada hari ini. Hal ini salah satunya karena indeks dolar AS yang pagi ini sedikit lebih kuat dibandingkan pagi sebelumnya, bergerak di kisaran 106.88.
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
“Penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya dibayangi oleh kekhawatiran perang dagang akibat kebijakan tarif impor baru Presiden Trump,” ujar Ariston kepada VIVA Selasa, 18 Februari 2025.
Ariston menilai, kenaikan tarif ini bisa berimbas pada kenaikan harga-harga atau inflasi di dalam negeri AS. Sehingga hal ini bisa mendorong Bank Sentral AS untuk tidak memangkas suku bunga acuannya lagi.
Dia mengatakan, ekspektasi kebijakan the Fed tersebut juga dijelaskan secara implisit oleh dua petinggi the Fed yakni Michelle Bowman dan Patrick Harker.
Ilustrasi hegemoni dolar AS
- vstory
“Rupiah berpotensi mendapatkan tekanan terhadap dolar AS hari ini karena sentimen di atas. Setelah menyentuh support penting di kisaran Rp 16.190-an kemarin,” ujarnya.
Adapun untuk hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS akan bergerak melemah ke arah Rp 16.260-Rp 16.280. Sedangkan support di kisaran Rp 16.190.