AI Disebut Bakal Gantikan Kerja Manusia, Bagaimana Caranya Biar Tak Terdampak?

Ilustrasi/Penggunaan komputer.
Sumber :
  • ANTARA/Eric Ireng

Jakarta, VIVA – Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa banyak perubahan besar dalam berbagai sektor pekerjaan. AI disebut-sebut bisa mengambil alih pekerjaan manusia, dan membuat para pekerja terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ratusan Ribu Pekerja Wall Street Siap-siap Hadapi Gelombang PHK, Gara-gara Adopsi AI?

Tapi, di satu sisi, AI bisa menawarkan peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Alhasil, bagi sebagian orang, AI bukan hanya alat, tetapi juga 'musuh' yang perlahan menggerus pekerjaan mereka.

Menurut survei Bloomberg Intelligence, lebih dari separuh pekerjaan di sektor perbankan memiliki potensi tinggi untuk diotomasi oleh AI. Hal ini menunjukkan betapa luasnya dampak yang mungkin terjadi di masa depan.

9 Jenis Pekerjaan Ini Paling Dicari 2025

Sebab itu, penting untuk bersiap menghadapi perubahan ini dan memastikan karier Anda tetap relevan di tengah gelombang inovasi teknologi seperti AI. Bagaimana caranya? Melansir dari Forbes, berikut beberapa langkah yang dapat membantu Anda tetap unggul di era AI.

Ilustrasi robot.

Photo :
  • BBC/Getty Image.
Daftar Perusahaan Besar AS yang Umumkan PHK Karyawan Awal 2025: Meta, Microsoft hingga Washington Post

1. Kenali AI sebagai Teman, Bukan Musuh

Pahami bagaimana AI bekerja dan bagaimana teknologi ini dapat membantu pekerjaan Anda. Filosofi "Kenali musuhmu" dari Lao Tzu dapat diterapkan di sini. Jika Anda memahami AI dan kelebihan yang dimilikinya, Anda bisa menjadikannya sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, dan bukan sebagai ancaman.

2. Tingkatkan Keterampilan

AI membutuhkan tenaga kerja yang memahami teknologi tersebut. Banyak kursus online gratis yang ditawarkan oleh platform seperti Coursera dan Nvidia untuk mengenalkan dasar-dasar AI. Kemampuan ini tidak hanya menambah nilai di CV Anda, tetapi juga menjadi jawaban atas pertanyaan penting dalam wawancara kerja masa depan seperti, seberapa familiar Anda dengan AI?

3. Belajar untuk Melambat

Ketika merasa cemas akan masa depan, ingatlah untuk melambat dan menenangkan diri. Refleksi membantu Anda menemukan peluang yang mungkin sebelumnya terlewat. Dalam dunia yang serba cepat, melambat memungkinkan Anda untuk berpikir lebih jernih dan strategis.

4. Jelajahi Peluang Baru

Setiap kali satu pintu tertutup, carilah jendela yang terbuka. Inovasi manusia adalah sumber daya yang tidak pernah habis. Gunakan kreativitas Anda untuk menemukan solusi dan peluang baru di dunia yang terus berubah ini.

5. Lihat AI sebagai Alat, Bukan Pengganti

Seperti api yang dapat membakar atau memasak makanan, AI adalah alat yang hasilnya tergantung pada cara Anda menggunakannya. Pastikan Anda memahami teknologi ini dengan baik sehingga dapat memanfaatkannya untuk mendukung karier Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya