5.508 Bus Beroperasi saat Nataru di Sumut, Angkut 72 Ribu Penumpang

Terminal Amplas, Kota Medan.(B.S.Putra/VIVA)
Sumber :
  • VIVA.co.id/B.S. Putra (Medan)

Medan, VIVA – Selama angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut mencatat Bus AKAP/AKDP yang beroperasi sebanyak 5.508 unit, dengan total penumpang diangkut mencapai 72.739 orang. 

Selama Nataru 2024/2025, HK Catat 2,2 Juta Kenderaan Melintas di Tol Trans Sumatera

Data tersebut berdasarkan Posko Induk Monitoring Dinas Perhubungan Sumut, untuk pelaksanaan Nataru 2024/2025, sejak H-7 hingga H+10 18 Desember 2024 – 4 Januari 2025.

"Puncak mudik Natal terjadi pada H-4 dengan 5.909 penumpang. Sedangkan, puncak mudik Tahun Baru pada H+3 dengan 5.494 penumpang,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Agustinus Panjaitan, Selasa, 7 Januari 2025.

Meningkat 11 Persen, KAI Sumut Angkut 165.083 Penumpang Selama Nataru 2024/2025

Begitu juga, selama periode Nataru 2024/2025, juga tercatat 130 kejadian kecelakaan dengan 31 orang meninggal dunia, 51 luka berat, dan 131 luka ringan. Total kerugian materil akibat kecelakaan mencapai Rp 563,95 juta.

“Secara keseluruhan, arus mudik dan balik berjalan lancar meskipun ada lonjakan di beberapa titik tertentu,” tutur Agustinus.  

Menhub Dudy Ungkap Penumpang Angkutan Umum Periode Nataru Naik 5,07 Persen, Ini Rinciannya

Sebuah bus umum antar provinsi yang datang dari Medan, Sumatra Utara, menurunkan beberapa penumpang saat tiba di Terminal Type A Batoh, Banda Aceh, Aceh, Senin (11/5/2020).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Ampelsa

Meski penurunan pergerakan penumpang dan kendaraan cukup signifikan. Agustinus mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian utama.

“Kami terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara, terutama di masa libur panjang. Upaya penegakan hukum dan pengawasan di lapangan juga ditingkatkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan,” jelas Agustinus.  

Selain itu, Dishub Sumut bersama instansi terkait terus memonitor dan mengevaluasi pola pergerakan penumpang serta kendaraan agar penanganan Nataru di tahun mendatang semakin optimal. 

“Kita perlu sinergi semua pihak untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di masa liburan seperti ini,” sebut Agustinus. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya