OJK Turunkan Bunga Harian Pinjaman Online, Begini Penjelasan Lengkapnya
- freepik.com
Jakarta, VIVA – Mengawali tahun baru, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membawa angin segar bagi pengguna layanan pinjaman online alias pinjol legal. Bunga harian pinjol, yang selama ini dianggap cukup membebani, akan disesuaikan menjadi lebih rendah.Â
Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran OJK Nomor 19/SEOJK.05/2023 yang mengatur penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Melalui aturan baru ini, OJK mengatur bunga harian pinjol untuk utang konsumtif dan produktif.
Ketentuan Baru Bunga Harian Pinjol
Berdasarkan SE OJK 19/2023, batas maksimum manfaat ekonomi harian untuk LPBBTI disesuaikan sebagai berikut:
Untuk tenor kurang atau hingga 6 bulan, bunga konsumtif maksimal 0,3%, sedangkan produktif pada kategori Mikro dan Ultra Mikro dibatasi 0,275%. Lalu, untuk kategori Kecil dan Menengah hanya dikenakan bunga 0,1%.
Bila tenor lebih dari 6 bulan, bunga konsumtif maksimal 0,2%, sementara kategori produktif, baik Mikro, Ultra Mikro, maupun Kecil dan Menengah, semuanya dibatasi hingga 0,1% per hari.
"Terhitung sejak 1 Januari 2025 penetapan batas maksimum manfaat ekonomi LPBBTl per hari disesuaikan," demikian dikutip dari siaran pers, Kamis, 2 Januari 2025.
Tips Bijak Menggunakan Layanan Pinjol
Meski bunga pinjaman online sudah turun, namun masyarakat tetap perlu menggunakan layanan ini dengan penuh perhitungan. Hal ini demi menghindari kesulitan finansial di masa mendatang.
1. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan
Hindari pinjaman untuk keperluan konsumtif yang tidak mendesak.
2. Pilih Penyedia Pinjaman Resmi
Pastikan platform yang Anda gunakan terdaftar di OJK untuk menghindari risiko penipuan.
3. Pahami Syarat dan Ketentuan
Baca dengan teliti semua ketentuan, termasuk bunga, biaya tambahan, dan jatuh tempo pembayaran.
4. Lunasi Tepat Waktu
Terakhir, yaitu melunasi utang tepat waktu. Membayar sesuai dengan waktunya akan membantu Anda terhindar dari denda atau bunga tambahan.