Jokowi ke Gubernur BI: Peredaran Uang Makin Kering
- Setpres
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, peredaran uang di Indonesia saat ini semakin kering. Hal itu disampaikannya di depan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Jokowi mengatakan, keringnya peredaran uang itu diketahui dari keluhan para pelaku usaha kepada dirinya. Itu disampaikan Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia.
"Saya tadi sampaikan ke Pak Gub (Gubernur BI Perry Warjiyo), saya mendengar dari banyak pelaku-pelaku usaha ini kelihatannya kok peredaran uangnya makin kering di pelaku-pelaku?" ujar Jokowi dikutip Kamis, 30 November 2023.
Jokowi menduga, keringnya peredaran uang itu dikarenakan banyak digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) atau Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
"Jangan-jangan terlalu banyak yang dipakai untuk membeli SBN, atau terlalu banyak untuk membeli SRBI, atau SVBI. Sehingga yang masuk ke sektor riil menjadi berkurang," ujarnya.
Selain itu, Jokowi juga menyinggung soal masih rendahnya realisasi belanja Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sebab, saat ini sudah mendekati akhir 2023.
"Realisasi belanja Pemerintah daerah ini kalau ada gubernur, bupati, wali kota realisasi belanja pemerintah daerah padahal tinggal tiga minggu itu masih di angka 64 persen. Pemerintah pusat juga masih di angka 76 persen," ujarnya.