Nasib Achmad Mubarok di Tangan EE Mangindaan

Anas bersama inisiator Perhimpunan Pergerakan Indonesia
Sumber :
  • Antara/ Widodo S Jusuf
VIVAnews
Harga Itel S25 Series cuma Rp25 Ribu
- Nasib anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, berada di ujung tanduk. Itu terjadi setelah Mubarok menghadiri deklarasi ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bentukan bekas Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Kalah Main Tantangan Squid Game, Begini Kekecewaan Pesepakbola Rizky Ridho

Partai Demokrat sendiri terus mempreteli loyalis Anas Urbaningrum yang hadir pada deklarasi itu. Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, Jero Wacik, menegaskan, nasib Mubarok berada di tangan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, EE Mangindaan.
Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2024, Budi Setiawan Football Institute: Shame on You, Shin Tae-yong!


"Nanti ketua dewan pembina tanya, Pak Mangindaan," kata Wacik di Kuta, Bali, Kamis 19 September 2013.


Wacik meminta rotasi kader Demokrat jangan ditanggapi berlebihan. Sebabnya, di partai lain penyegaran atau rotasi struktur kepengurusan merupakan hal biasa. "Di partai lain juga terjadi. Dan, hal yang lumrah dalam organisasi," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.


Menurut dia, keputusan untuk merotasi kader Demokrat yang duduk di struktur jabatan murni karena kebutuhan organisasi. Keputusan untuk rotasi kader juga dilakukan sejak lama, bukan keinginan dadakan.


"Sudah dikonsep lama, sejak beberapa bulan lalu. Tapi baru dilaksanakan kemarin," katanya. (umi)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya