Ketum PAN Siapkan 2 Kadernya di Pilkada Jakarta, Eko Patrio Salah Satunya

Ketua Umum Pan Zulkifli Hasan bersama Pasha Ungu, Eko Patrio dan Uya Kuya
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta - Partai Amanat Nasional atau PAN, ingin mendorong kader-kadernya maju di Pilkada Serentak 2024. Di Jakarta, bahkan 2 nama yang kini disiapkan untuk maju pada pilkada yang akan dilaksanakan pada November 2024 tersebut.

Waketum PAN Sebut Tak Semua Partai Usung Kadernya jadi Capres Walau MK Hapus Presidential Threshold

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, mengatakan ada beberapa nama yang dijagokan untuk Jakarta. Dia menyebut nama Eko Hentro Purnomo, atau yang lebih dikenal dengan Eko Patrio. Eko saat ini adalah Ketua DPD PAN Jakarta dan juga dikenal sebagai komedian. Satu lagi nama yang disebut adalah Zita Anjani, yang saat ini adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

"Kalau Jakarta itu ada Eko Patrio, ada Mba Lula Kamal, ada Zita Anjani, ya banyak," kata Zulkifli Hasan kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa, 23 April 2024.

PAN Sebut Penghapusan Presidential Threshold 20 Persen Sejalan Perjuangan Partainya

Politisi yang lebih akrab disapa Zulhas itu sendiri menegaskan, PAN memprioritaskan kader partainya sendiri untuk maju dalam pilkada. Meski begitu, pihaknya juga tidak menutup peluang untuk pihak eksternal jika ingin mencalonkan diri melalui PAN.

"Jadi, utamakan kader-kader. Kalau tidak ada kader yang lain tentu nanti kita juga membuka peluang seluas-luasnya kepada pihak eksternal untuk bersama-sama nanti maju di pilkada kabupaten kota atau gubernur di daerah manapun," jelas dia.

Menko Yusril Minta Para Penggugat Pilkada Hormati Putusan MK

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto mengatakan pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan partai lain pada pilkada serentak ini. Tidak hanya fokus pada Koalisi Indonesia Maju seperti di Pilpres 2024.

"Kita prinsipnya terbuka untuk koalisi dengan partai manapun, terbuka. Tidak ada istilah harus dengan koalisi yang pilpres kemarin, tidak. Tapi kalau bisa itu diwujudkan kembali di tingkat provinsi, kabupaten/kota ya silakan saja, tapi bilamana dinamisasi itu berbeda dengan koalisi di tingkat pusat, tidak ada masalah," jelas Yandri.

Anggota DPR RI, Dede Yusuf

DPR Ungkap Faktor Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Diundur Maret 2025

Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menyebut pelantikan paslon kepala daerah/wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 paling ideal pada 13 Maret 2025.

img_title
VIVA.co.id
3 Januari 2025