Kampanye Akbar di JIS, Anies: Kami Bukan Bagian Partai-partai yang Tersandera

Kampanye Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di JIS
Sumber :
  • AP Photo/Tatan Syuflana

Jakarta – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menjelaskan kalau para pendukungnya yang selama ini masih setia yakni membawa semangat untuk perubahan. Hal itu dikatakan Anies ketika melakukan orasi kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu, 10 Februari 2024.

Menko Cak Imin: APBN Buat Tangani Kemiskinan Esktrem Harus Tepat Sasaran

“Orang-orang yang membawa semangat perubahan, mereka orang yang tak gentar dengan ancaman," kata Anies.

Kemudian, Anies menjelaskan kalau pendukungnya itu tidak berasal dari partai-partai yang tersandera, melainkan dari partai-partai akan menjaga marwah demokrasi Indonesia ke depannya.

Indonesia Plans IDR 100 Billion Budget for Every New People's School

"Kelak mereka bisa mengatakan, 'Bung, di saat partai-partai lain tersandera, kami bukan bagian partai-partai yang tersandera, kami bukan partai-partai yang bermasalah, kami bagian partai-partai yang menjaga marwah demokrasi Indonesia'," kata Anies.

Kampanye Akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di JIS

Photo :
  • Youtube TvoneNews
Pemerintah Berencana Anggarkan Rp100 Miliar untuk Satu Sekolah Rakyat

Pun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan bahwa momen berkumpulnya puluhan ribu orang di JIS dan sepak terjang pendukungnya tidak akan tertulis dalam media.

"Tapi yakinlah, sejarawan akan mencatat keberanian partai-partai ini dan yakinlah Allah yang maha kuasa Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang akan mencatat ini sebagai jihad perjuangan untuk demokrasi di Indonesia," jelas Anies.

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (tengah) di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Maret 2025

Menko Cak Imin: Penyaluran Zakat Bakal Gunakan DTSEN Biar Tepat Sasaran

Menko Cak Imin memastikan seluruh lembaga zakat bekerja secara independen.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2025