Arus Mudik Bertepatan dengan Nyepi, Pelabuhan Gilimanuk Tutup Sementara Mulai 29 Maret 2025
- VIVA.co.id/Maha Liarosh (Bali)
Bali, VIVA – Pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 akan jatuh pada 29-30 Maret 2025. Masyarakat Hindu Bali melaksanakan upacara persiapan Nyepi seperti upacara Tawur Agung Kesanga, Pengerupukan, dan Pawai Ogoh-ogoh yang akan dimulai pada 28 Maret 2025 sekitar pukul 13:00 Wita.
Upacara yang merupakan bagian dari ritual Nyepi itu akan digelar di berbagai tempat dan jalan raya. Upacara adat umat Hindu ini akan bertepatan dengan arus mudik menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 2025 bagi umat Muslim.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Agung 2025 Kombes Pol Ariasandy mengatakan, upacara akan menggunakan badan jalan atau persimpangan-persimpangan jalan.
Arus Mudik Lebaran, Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Gilimanuk
- Foto AP/Firdia Lisnawati
"Dan pasti akan ada pengalihan arus, serta menimbulkan gangguan Kamseltibcarlantas seperti kemacetan. Dan persiapan dari upacara tersebut oleh para tokoh agama dan masyarakat Bali dimulai sekitar pukul 13.00 Wita," kata Ariasandy, Rabu, 19 Maret 2025 lalu.
Masyarakat diimbau untuk menghindari mudik pada 28 Maret 2025. Pasalnya di sepanjang jalan jalur Denpasar - Gilimanuk atau seluruh Bali bakal menggelar upacara menjelang Nyepi.
Pemerintah juga akan menutup layanan operasional pada Hari Suci Nyepi 2025. Penutupan sementara Pelabuhan Ketapang mulai 28 Maret 2025 pukul 17:00 WIB hingga 30 Maret 2025 pukul 06:00 WIB.
Sementara operasional Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup pada 29 Maret 2025 pukul 05:00 Wita hingga 30 Maret 2025 pukul 06:00 Wita.
Pembatasan operasional angkutan barang dilakukan sesuai SKB yakni pada 28 Maret 2025 pukul 06:00 Wita.
Lokasi penyekatan angkutan barang yang masuk ke dalam pembatasan operasional antara lain di Cargo Umuanyar Jalan Denpasar-Gilimanuk, Terminal Mengwi, Terminal Tabanan, Terminal Jembrana, Dermaga Celukan Bawang Gerogak, dan Dermaga Labuan Lalang Menjangan.
Mudik Gratis
Dalam rangka mudik Lebaran 2025 sekaligus untuk menghindari atau mengurangi kemacetan dalam perjalanan, Polda Bali menggelar Program Mudik Gratis dan menyiapkan 31 bus dengan kuota penumpang 1.465 orang.
Tujuan mudik gratis ke Surabaya dan Jember Jawa Timur, akan diberangkatkan pada 25 Maret 2025 melalui 4 lokasi yakni, Terminal Ubung Denpasar, Buleleng, Gianyar dan Jembrana.
"Ayo manfaatkan Program Mudik Gratis Polda Bali demi kelancaran dan kenyamanan hingga tujuan," ucap Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya.
Bagi yang mudik menggunakan kendaraan pribadi diimbau untuk mengecek kesiapan kendaraan dan memastikan dalam kondisi siap, termasuk SIM dan STNK.
"Patuhi peraturan lalu lintas yang berlaku dan selalu utamakan keselamatan saat berkendara seperti; tidak membawa barang yang berlebihan, istirahat saat mengantuk karena itu sangat membahayakan," kata Daniel.
Sementara itu, Program Mudik 'Martabak Mudik Bareng 2025' yang diadakan oleh Persaudaraan Warga Tegal Bali (PWTB) dilepas dari Denpasar, pada Senin, 24 Maret 2025.
Program tahunan ini bertujuan memfasilitasi warga Tegal yang tinggal di Bali untuk kembali ke kampung halaman dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat melepas mudik gratis Persaudaraan Warga Tegal Bali mengapresiasi program mudik yang diinisiasi oleh komunitas warga Tegal di Bali tersebut.
Ia berharap perjalanan peserta berjalan lancar dan para pemudik dapat bertemu dengan keluarga di kampung halaman dalam keadaan selamat.
“Selamat melaksanakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan ridha kepada kita semua,” ujar Giri Prasta, di Denpasar, 24 Maret 2025.
Wakil Gubernur Bali itu juga mengingatkan agar para sopir dan penyedia jasa transportasi memprioritaskan keselamatan dengan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.