Tragedi Yahukimo: Guru dan Nakes Korban OPM Dievakuasi ke Jayapura

Korban OPM dievakuasi ke Jayapura dari Yahukimo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Aman Hasibuan (Papua)

Jayapura, VIVA – Sejumlah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang menjadi korban kebiadaban Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Yahukimo akhirnya berhasil dievakuasi ke Jayapura. Para korban tiba di lapangan terbang Doyo Sentani pada Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 14.30 WIT menggunakan dua pesawat jenis Caravan.

Sistem Satu Arah Diberlakukan Polda Jateng Malam Ini dari Brebes hingga Kalikangkung

Dalam evakuasi ini, turut serta Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miran, yang mendampingi para korban. Kedatangan mereka disambut oleh pihak keluarga serta Ketua Yayasan Serapim yang menaungi para guru tersebut.

“Ada sembilan orang yang kita evakuasi hari ini dari Yahukimo ke Jayapura, terdiri dari satu tenaga medis, delapan tenaga guru, dan satu jenazah. Sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka-luka ringan,” ujar Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miran, di Sentani.

5 Cara Pakai Lipstik Ala Korea Selatan, Dijamin Bibir Merona Seperti Idol K-Pop

Tampak rumah guru yang dibakar OPM di Yahukimo Papua

Photo :
  • VIVA.co.id/Aman Hasibuan (Papua)

Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Marthen Indey dan Rumah Sakit Yowari Sentani menggunakan empat unit ambulans guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Rugikan Ekonomi, Aturan Pengendalian Tembakau Tidak Relevan Diterapkan di RI

Sebelumnya, OPM melakukan aksi brutal dengan membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru di rumah guru. Selain itu, kelompok separatis ini juga membakar empat bangunan sekolah dan satu rumah guru di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat (21/3/2025).

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan OPM terhadap tenaga pendidik dan kesehatan di wilayah tersebut.

Konferensi pers Komnas HAM dan LPSK di Kantor Komnas HAM soal Teror Kepala Babi di Kantor Tempo

Komnas HAM Ungkap Dalih Eks Kapolres Ngada Minta Dibawakan Anak 5 Tahun ke Hotel

Komnas HAM RI mengungkapkan beberapa temuan penting dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan mantan Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman Widyadharma Sumaatmaja.

img_title
VIVA.co.id
28 Maret 2025