Antrean Panjang di Tol Pejagan, Pemudik Terjebak hingga Satu Jam
Brebes, VIVA – Antrean panjang ribuan kendaraan pemudik terjadi di Gerbang Tol Pejagan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada arus mudik H-8 Lebaran tahun 2025, Minggu (23/04/2025) pagi. Penyebab utama antrean ini adalah banyaknya pemudik yang kehabisan saldo E-Toll saat akan keluar dari gerbang tol.
Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan pemudik dari arah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), serta beberapa kota lainnya di Jawa Barat, mengular sepanjang lebih dari satu kilometer. Antrean mulai terjadi sebelum Simpang Susun Pejagan hingga Gerbang Tol Pejagan. Akibatnya, para pemudik harus menunggu hingga satu jam untuk dapat keluar menuju arah selatan seperti Banyumas, Cilacap, Yogyakarta, dan sekitarnya.
Antrean pemudik di Tol Pejagan
- Tri Handoko/tvOne/Brebes
Kemacetan panjang ini juga berdampak pada kendaraan darurat, seperti ambulans, yang kesulitan menembus antrean panjang di Gerbang Tol Pejagan. Salah satu pemudik, Kholis, yang dalam perjalanan dari Jakarta menuju kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa perjalanan dari Tol Cikampek relatif lancar, namun antrean panjang hanya terjadi di Pejagan.
"Kalau dari Tol Cikampek relatif ramai lancar ya. Cuma pas di Pejagan ini terjadi antrean panjang. Informasinya karena banyak yang kehabisan saldo E-Toll," ujar Kholis kepada awak media.
Volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Pejagan pada H-7 Lebaran ini didominasi oleh mobil pribadi, travel, serta bus antar kota antar provinsi. Puncak arus mudik di pintu keluar Tol Pejagan diprediksi akan terjadi pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran.
Sementara itu, data dari pengelola Tol Kanci-Pejagan menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Pejagan mencapai 2.368 unit sejak pukul 00.00 hingga pukul 09.00 WIB. Jumlah ini meningkat sebesar 20% dibandingkan dengan H-9 pada hari Sabtu sebelumnya. (Tri Handoko/tvOne/Brebes)
