Dedi Mulyadi Sebut Terima Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Digaji
- VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham
Jakarta, VIVA – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menggandeng mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk menjadi staf khusus (stafsus). Ia mengaku tawarannya diterima oleh Susi Pudjiastuti. Namun, Susi meminta tidak ada honorarium atau gaji untuknya.
"Diterima, tetapi Bu Susi meminta tidak ada honor," ujar Dedi kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat telah melarang adanya pengangkatan tenaga ahli, pakar, dan penasihat. Maka itu, seluruh tenaga ahli dan penasihat di pemerintahan daerah di Jawa Barat (Jabar) bersifat sukarela.
Susi Pudjiastuti, pendiri sekaligus pemilik maskapai penerbangan Susi Air, juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan,
- VIVAnews/Fikri Halim
"Begini, kan larangan untuk mengangkat tenaga ahli, pakar penasihat, itu kan kalau menimbulkan biaya kalau pendapat saya. Jadi seluruh penasihat di Provinsi Jabar semuanya relawan, sukarela," katanya.
Di sisi lain, Dedi menyebutkan, Susi mulai bekerja sebagai stafsus gubernur Jabar pada pekan depan. Dedi menyatakan akan langsung menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan Susi seusai mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang. "Ya minggu depan setelah pulang retreat," ujarnya.
Dedi menjelaskan alasannya merekrut Susi. Ia berharap Susi tetap memiliki spirit yang kuat untuk membantu Pemprov Jabar. "Agar laut-lautnya terjaga dan tidak boleh lagi laut dipagari," katanya.
Susi nantinya akan memberikan arahan mengenai pembangunan dermaga dan penataan wilayah laut. "Kemudian konsepsi tentang pembangunan lintas daerah dengan sistem transportasi udara," ujarnya.
