Tidak Terima Dikritik, Presiden Prabowo Sebut 'Ndas Mu' Tiga Kali dalam Satu Pidato
- VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham
Jakarta, VIVA – Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sorotan tajam setelah menyebutkan kata 'ndas mu' tiga kali dalam satu pidato.
Kata 'Ndas mu' disampaikan Prabowo pada acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Partai Gerindra, yang diadakan di Sentul City International Convention Center pada Sabtu, 15 Februari 2025. Kata tersebut, dalam bahasa Jawa, berarti 'kepalamu' dan sering digunakan sebagai umpatan.
1. Tidak Terima Disebut Kabinet ‘Gemuk’
Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
- istimewa
Prabowo tampaknya tidak terima dengan kritik yang menyebutkan bahwa kabinetnya terlalu besar dan disebut sebagai "kabinet gemuk".
Sebagaimana diketahui, kabinet di bawah pemerintahan Prabowo terdiri dari 48 menteri, 55 wakil menteri, lima pejabat setara menteri, serta sejumlah utusan khusus dan staf penasihat.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kritik tersebut.
"Ada orang pintar, kabinet ini kabinet gemuk, terlalu besar... Ndasmu."
2. Penerima Program MBG Dinilai Masih Kurang
Makan bergizi gratis
- Istimewa
Prabowo juga menanggapi sejumlah kritik yang muncul setelah peluncuran program makan bergizi gratis pada 6 Januari 2025. Beberapa kritik menyebutkan bahwa penerima manfaat dari program ini masih sangat sedikit.
Namun, Prabowo dengan tegas mengklaim bahwa program tersebut sudah menyasar setidaknya 770.000 anak hingga pertengahan Februari, dan diprediksi akan mencapai satu juta anak pada akhir bulan.
“Tidak ada presiden yang punya tongkat Nabi Musa, negara kita sangat besar. Sudah kita mulai sekian ratus orang, masih ada yang komentar belum banyak. Kalau enggak ada wartawan, saya bilang ndas mu," ujarnya.
3. Tuduhan ‘Cawe-Cawe’ Jokowi
Presiden Prabowo Subianto bersama Jokowi di HUT Gerindra
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Kata 'ndas mu' yang ketiga kali muncul ketika Prabowo menanggapi tuduhan mengenai campur tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kebijakan pemerintahan.
Seperti yang diketahui, sejak dilantik sebagai Presiden, Prabowo dan Jokowi sudah bertemu sebanyak tiga kali. Prabowo lantas membantah tuduhan cawe-cawe dari ayah Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
"Nanti saya dibilang dikendalikan Pak Jokowi, cawe-cawe... Ndasmu," kata Prabowo.