Dua Kali Kawin di Indonesia, WNA Asal India Dideportasi Lantaran Overstay 117 Hari

WNA asal India dideportasi Imigrasi Tasikmalaya
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diki Hidayat (Garut)

VIVA – Warga Negara Negara (WNA) asal India berinisial AS (40 ) terpaksa dideportasi pihak Imigrasi Kelas I Tasikmalaya karena overstay selama 117 hari di Indonesia. WN tersebut diketahui telah Overstay, saat melakukan perpanjangan izin tinggal ke kantor Imigrasi Tasikmalaya. 

Disurati Kedubes China Buntut 44 Kasus Pemerasan Warganya di Bandara Soetta, Ini Respons Kemlu

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Iman Muhammad mengatakan bahwa sesuai pasal 75 Ayat (1) dan 102 Undang-Undang Keimigrasian harus dikenakan tindakan administratif berupa deportasi dan dimasukkan dalam daftar penangkalan,

"Sehingga kami melakukan tindakan deportasi," ujarnya, Kamis 16 Mei 2024 kemarin. 

Semua Pejabat Imigrasi Soekarno-Hatta Dicopot Buntut Kasus Pemerasan WNA China

Bandara Soetta. (ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Fauzan/hp.

WNA asal India tersebut tinggal di Dusun Cikuya, Desa Legokjawa Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Jawa Barat yang menikah dengan WNI inisial M dan telah memiliki izin tinggal terbatas yang berlaku hingga Desember 2023. As kemudian bercerai dengan M dan menikah kembali dengan U dan telah dicatat di KUA setempat. 

Oknum Imigrasi Soekarno Hatta Peras WN China, DPR: Usut, Ini Bukan Kejahatan Biasa

"Permasalahan timbul karena AS tidak melakukan perpanjangan izin tinggalnya sehingga overstay,” ungkap Iman. 

Sementara AS dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju India dengan menumpang pesawat Indigo 6E-1602 pada Kamis kemarin dengan pengawalan tiga petugas Imigrasi. Tujuan pendeportasian tersebut sebagai bentuk komitmen Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dalam penegakan hukum keimigrasian di Wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. 

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan WNA dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar kita,” pungkasnya. 

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto.(B.S.Putra/VIVA)

Agus Andrianto Ungkap 'Bedol Desa' Imigrasi Soetta usai Pungli WN China Beda Kasus dengan Video Hoax

Beredar informasi perihal 'bedol desa' pejabat Imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) buntut pungutan liar terhadap warna negara asing (WNA) asal China.

img_title
VIVA.co.id
2 Februari 2025