Pemohon SIM Harus Bersertifikat Mengemudi, Ini Dasar Hukumnya

Polisi menunjukkan kartu Smart SIM (Surat Izin Mengemudi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah membeberkan peraturan atau regulasi yang mensyaratkan bagi pemohon surat izin mengemudi (SIM) harus menyertakan sertifikat mengemudi.

Kombes Latif Usman Jadi Wakapolda Jateng, Posisi Dirlantas Polda Metro Diisi Kombes Komarudin

Adapun, kata Nurul, dasar hukumnya yang mensyaratkan pemohon SIM menyertakan sertifikat mengemudi yaitu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia; Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kemudian, Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Perkap) Nomor 9 tahun 2012 tentang surat izin mengemudi; Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan surat izin mengemudi.

Kapolri Tunjuk 10 Polwan Jadi Kapolres, Ini Daftarnya

“Terakhir, Perpol Nomor 2 tahun 2023 tentang perubahan atas Perpol Nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan surat izin mengemudi,” kata Nurul di Jakarta pada Rabu, 21 Juni 2023.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Nurul Azizah

Photo :
  • Polri TV
Brigjen Mukti Diganti dari Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Ini Penggantinya

Menurut dia, dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 diatur bahwa bagi pemohon SIM baru dan/atau peningkatan golongan (khusus Sim umum) wajib menyerahkan tanda bukti sertifikat lulus pendidikan dan pelatihan mengemudi.

“Masyarakat pemohon penerbitan SIM harus memenuhi syarat dan kriteria teknis, pengetahuan serta perilaku sebagai pengemudi yang baik, taat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Lalu, lanjut Nurul, ketentuan tetap diberlakukan dalam Peraturan Kepolisian Nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan surat izin mengemudi serta dalam Peraturan Kepolisian nomor 2 tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Kepolisian Nomor 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan surat izin mengemudi.

“Bahkan, diperluas sasarannya bukan hanya bagi pemohon SIM umum akan tetapi juga bagi pemohon SIM perseorangan,” jelas dia.

Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman ditetapkan sebagai tersangka

Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Ada 4 Orang, 3 Diantaranya Anak-anak

Bukan satu tapi total jumlah korban pelecehan seksual oleh eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja ada empat orang.

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2025