KPK Bakal Dalami Bagi-bagi Kavling di Lahan IKN

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Sumber :
  • VIVA/Willibrodus

VIVA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengungkapkan, pihaknya bakal mendalami dugaan Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas’ud, ikut bagi-bagi kavling di lahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

SPI 2024 Dirilis, Masih Terjadi Suap hingga Gratifikasi di 90 Persen Kementerian Lembaga

Alexander, sebelumnya mengatakan, KPK mendapat informasi adanya pihak yang bagi-bagi lahan kaveling di IKN Nusantara. Diketahui, IKN Nusantara terletak di dua kabupaten di provinsi Kalimantan Timur, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Saya tidak tahu apakah Bupati PPU itu juga bagi-bagi kavling. Tentu kalau ada informasi seperti itu pasti nanti akan didalami oleh penyidik, kepada siapa saja,” kata Alexander, Senin, 14 Maret 2022.

Hasto Tuding KPK Ingin Ulur Waktu, Begini Jawaban Tegas Setyo Budiyanto

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas

Photo :
  • Wikipedia

Alex memahami sejauh ini mengenai bagi-bagi kavling di lahan IKN Nusantara tersebut masih sebatas informasi diterima KPK. Tapi, hal tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut kebenarannya.

Ketua KPK: Ada Kabupaten Nekat Mau Coba Kondisikan Hasil Survei Integritas

Alex lebih jauh mengatakan KPK sudah diminta ikut mengawal program pembangunan IKN Nusantara. Karena itu akan turut mengawasi mulai dari persiapan sampai pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara.

KPK juga telah berkoordinasi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pembangunan IKN Nusantara. Alex menilai koordinasi diperlukan supaya tidak terjadi penyimpangan atau korupsi di proyek tersebut.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur

Muncul Isu Megawati Video Call Prabowo jadi Pengaruh Pengusutan Kasus Hasto PDIP, KPK Bantah

KPK menyebut isu komunikasi video yang dilakukan Megawati dan Prabowo sama sekali tidak ada kaitannya dengan pengusutan kasus yang menjerat Hasto.

img_title
VIVA.co.id
23 Januari 2025